Mengaku Lahir dari Rahim Nasrani, Prabowo: Tak Masuk Akal Jika Saya Bela Khilafah

Capres nomor urut 02 Prabowo Suabianto via antara/Hafidz Mubarak.
Sumber.com - Ada hal menarik saat debat capres keempat berlangsung, di mana kedua capres saling curhat soal fitnah yang semakin berhembus kencang jelang pesta demokrasi yang akan digelar pada 17 April mendatang. Curhatan tersebut berawal dari celotehan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
"Saya yakin Pak Jokowi pancasilais, patriot dan nasionalis, maka itu saat Bapak dilantik saya beri hormat, tapi apakah Pak Jokowi paham dan mengerti bahwa ada pendukungnya yang memfitnah saya seolah saya ini khilafah," ujar Prabowo saat debat di Hotel Shangri-la, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).
Prabowo pun secara tegas membantah pro khilafah dan siap mati untuk membela NKRI. Namun dirinya meyakini Jokowi adalah seorang patriot sehingga pasti tidak akan mengizinkan pendukungnya memfitnah dirinya.
"Seolah-olah saya membela khilafah. Ini tak masuk akal. Ibu saya seorang nasrani. Saya lahir dari seorang nasrani. Saya dari umur 18 tahun telah mempetaruhkan nyawa saya untuk membela Pancasila. Nyawa saya, saya pertaruhkan," ujar Prabowo.
Sementara itu menanggapi tudingan Prabowo soal fitnah khilafah, Jokowi bersikap tenang dan justru curhat balik soal fitnah PKI yang dialamatkan kepada dirinya.
"Saya juga percaya kok Pak Prabowo pancasilais, nasionalis dan patriot, tapi masalah tuduh menuduh, Saya juga banyak dituduh Pak. 4,5 tahun ini saya dituduh PKI, Saya biasa-biasa saja gak pernah Saya jawab, marilah kita bersama-sama memberikan contoh yang baik dan tidak saling menghujat, menghina, meremehkan, " jawab Jokowi.
