Resmi: Iwan Budianto Jabat Posisi Plt Ketua Umum PSSI

Iwan Budianto via sepakbola.com
Sumber.com - Nama Iwan Budianto telah diresmikan sebagai (plt) Ketua Umum PSSI. Seperti dilansir Indosport, penetapan Iwan Budianto sebagai Plt Ketua Umum PSSI telah diputuskan dalam rapat Exco PSSI, yang digelar di Hotel Sultan, pada Kamis (28/3). Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, telah mengonfirmasi pengangkatan Iwan Budianto.
Akhirnya sesuai statuta~#pssi #iwanbudianto #sepakbola #indonesia pic.twitter.com/G8ZH4jtN6d
— INDOSPORT (@indosportdotcom) March 29, 2019
Dengan diresmikannya keputusan ini sekaligus menyangkal kabar yang menyatakan bahwa posisi Plt Ketua Umum PSSI telah diisi oleh nama Gusti Randa seperti yang sudah diberitakan beberapa pekan lalu. Refrizal kemudian menyatakan bahwa penetapan status Iwan Budianto sebagai Plt Ketua Umum PSSI memang sudah sesuai dengan statuta FIFA, mengingat sebelumnya ia menjabat posisi Wakil Ketua Umum PSSI.
Saat mengadakan rapat dengan para anggota Exco lainnya, Refrizal menyebut kalau Iwan Budianto memang tidak hadir secara langsung di Hotel Sultan. Namun, ia telah menanyakan kepadanya mengenai kesiapan untuk mengemban tugas dan menggantikan peran dari Joko Driyono. Iwan Budianto pun disebut telah memberikan balasan dengan mengatakan siap mengemban tugas mulia tersebut.
"Kita hanya mengembalikan automatically Iwan Budianto sebagai Plt Ketua Umum, karena Ketua Umum kita berhalangan," ujar Refrizal seperti dinukil dari Indosport.com.
"Ya, aturannya statutanya seperti itu. Penegasan, konsekuensi logisnya setelah Pak Joko ditahan, Pak Iwan jadi plt, kecuali Pak Iwan tidak bersedia," kata ia menambahkan.
"Semalam Pak Iwan bersedia, walau dirinya tidak hadir. Ada bukti screenshot Whatsapp ke salah satu anggota Exco yang menyatakan kalau Pak Iwan bersedia."
Lebih lanjut, politisi yang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sekaligus ingin meluruskan pemberitaan yang sempat terlanjur beredar di publik, bahwa jabatan Plt Ketua Umum PSSI sebelumnya telah dijabat oleh anggota Exco PSSI lainnya yakni Gusti Randa. Ia menyangkal kabar tersebut, karena kalau Gusti Randa yang menempati posisi tersebut, makan PSSI telah melanggar statuta FIFA.
Sebagaimana bunyi statuta PSSI pasal 40 ayat 6 yang berbunyi, 'Apabila Ketua Umum secara permanen atau sementara berhalangan dalam melaksanakan tugas resminya, Wakil Ketua Umum akan mewakilinya hingga dengan Kongres berikutnya. Kongres ini akan memilih Ketua Umum yang baru, kalau diperlukan.'
"Pertemuan kami kemarin hanya untuk meluruskan dan mengembalikan statua. Semua tidak ada yang membantah dan tidak ada yang berbeda pendapat, termasuk Pak Gusti," cetusnya.
Gusti Randa memang sempat mendapatkan arahan langsung dari Joko Driyono usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola Indonesia atas dugaan kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia. Namun tugas tersebut hanya berlaku sebagai Pelaksana tugas harian saja.
Kendati telah diresmikannya Iwan Budianto sebagai pengganti sementara Joko Driyono, masyarakat penggila sepakbola Indonesia tetap menginginkan agar Kongres Luar Biasa (KLB) bisa digelar sesegera mungkin. Plh Gusti Randa beberapa waktu lalu menyebutkan kalau KLB PSSI mungkin akan digelar pada Agustus 2019 mendatang.
Pengangkatan Iwan Budianto ini sendiri pun banyak mendapatkan kontra dari sebagian besar suporter tanah air. Banyak yang menilai kalau Iwan merupakan bagian dari kelompok Nurdin Halid (Mantan Ketua Umum PSSI) yang pernah memimpin sepakbola di negeri ini dari balik jeruji penjara.
