Terkait Beredarnya Foto Lawas Saat Masih Eksis Jadi Artis, Gusti Randa: Haters Pasti Selalu Ada

Gusti Randa via tribunnews.com
Sumber.com - Gusti Randa akhirnya telah resmi diangkat untuk mengemban jabatan sebagai Plt Ketua Umum PSSI per Selasa (19/3). Pengangkatan ini sendiri sudah berdasarkan surat keputusan (SK) yang telah ditandatangani oleh Joko Driyono, pasca menggelar rapat Komite Eksekutif di hari yang sama.
Sebagai informasi tambahan, Jokodri sendiri merupakan Plt Ketua Umum PSSI yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Edy Rahmayadi yang memutuskan untuk mundur dari jabatannya pada awal tahun 2019 kemarin. Akan tetapi, pria yang diketahui memiliki saham mayoritas dari salah satu klub peserta Liga 1, Persija Jakarta ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pengaturan skor di sepakbola tanah air.
Kabar terbaru,federasi Kita yang hebat ini @PSSI ,untuk sementara akan di pimpin oleh Gusti randa.
— SPEZIAL CULTURE (@spezialcultures) March 19, 2019
Beliau di dapuk sebagai Plt ketum Pssi pic.twitter.com/F1K03fxIVn
Oleh karena itu, posisi Joko Driyono langsung digantikan oleh Gusti Randa yang sebelumnya merupakan anggota Komite Eksekutif PSSI. Penunjukkan Gusti Randa ini juga sempat menimbulkan polemik lantaran sebelumnya sempat beredar informasi kalau Iwan Budianto yang seharusnya duduk di kursi Plt Ketua Umum PSSI. Namun, anggapan tersebut langsung ditangapi oleh Gusti Randa dengan mengatakan kalau penunjukkan dirinya sebagai Plt Ketua Umum PSSI merupakan penugasan.
"Kalau ada pertanyaan kenapa bukan Iwan Budianto (Wakil Ketua Umum PSSI, yang menjadi plt), karena penunjukkan saya sebagai plt sifatnya penugasan. Jadi itu merupakan kewenangan ketua umum. Saat ini ketua umum dalam posisi non-aktif sehingga diskresi (kewenangan) itu diperbolehkan agar beliau punya banyak waktu untuk menyelesaikan perkara yang dihadapi," ujar Gusti Randa kepada awak media.
Para penggemar sepakbola di tanah air tentu saja tidak bisa menerima kenyataan bahwa Federasi Sepakbola Indonesia yang merupakan organisasi terhormat di olahraga Indonesia itu diduduki oleh Gusti Randa. Selang beberapa jam, pasca pengangkatan Gusti Randa sebagai Plt Ketum PSSI untuk sementara waktu. Jagat media sosial langsung dihebohkan dengan unggahan-unggahan foto masa muda Gusti Randa yang sempat berprofesi sebagai artis serta penyanyi.
— Gisesya Ranggawari (@agisesya) March 20, 2019
Mulai dari foto-foto lawas saat dirinya masih muda dengan rambut panjangnya, cuplikan video saat dirinya membintangi sebuah film, hingga sebuah foto album kaset radio bergambar Gusti Randa lengkap dengan judul lagu andalannya saat itu yang berjudul "Ingin Kembali".
Let’s confuse kids nowadays.. pic.twitter.com/2ZUqPfvYlW
— A. Ainur Rohman (@ainurohman) March 19, 2019
Seperti diketahui, Gusti Randa memang merupakan sosok yang pernah eksis dan seringkali muncul di layar televisi di tahun 90-an. Salah satu film yang pernah dibintanginya adalah sinetron Siti Nurbaya. Di sana ia berperan sebagai Samsul Bahri. Di tahun 2002, pria yang saat ini berprofesi juga sebagai seorang pengacara telah memproduksi film berjudul Marsinah.
Selain ngartis, pria kelahiran Minangkabau 53 tahun yang lalu ini juga pernah berkarier sebagai seorang penyanyi. Sebagai seorang artis terkenal, ia memutuskan untuk menikah dengan artis wanita cantik, Nia Paramitha. Sempat bercerai setelah pernikahannya berlangsung selama 9 tahun. Gusti Randa dan Nia Paramitha akhirnya memutuskan untuk rujuk kembali di tahun 2010. Dari hasil pernikahannya, ia sudah dianugerahi empat orang anak.
Mengetahui beredarnya foto-foto saat dirinya yang dulu sempat berprofesi sebagai penyanyi serta artis, Gusti Randa pun angkat bicara. Ia menanggap kalau orang-orang yang telah menyebarluaskan fotonya tersebut merupakan haters. Lebih lanjut, ia mengatakan tidak akan terlalu memperdulikannya dan justru ingin lebih meyakini para pecinta sepakbola nasional dengan melakukan hal-hal positif dalam pekerjaannya sebagai Plt Ketua Umum PSSI nanti.
"Kalau disindir oleh Satgas secara resmi belum dapat masukan. Hater pasti ada yang mengomentari. Saya pikir itu hanya sebagai info. Tapi saya akan memastikan hal-hal yang positif," papar Gusti Randa.
"Saya tidak toleransi hal-hal yang bersifat pelanggaran pidana. Kalau ada hater pasti mengkritik sebagus apapun kami sebaik apapun kami," pungkasnya.
