Apa Yang Terjadi Jika Manusia Masuk Ke Lubang Hitam?

Apa Yang Terjadi Jika Manusia Masuk Ke Lubang Hitam?

space1547188050

Foto: Timesknowledge.in

 

Sumber.com - Fenomena lubang hitam hingga saat ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Banyak ilmuan yang percaya bahwa lubang hitam merupakan fenomena astronomi yang bisa menghubungkan dua dimensi yang berbeda. 

 

Jika seseorang masuk ke dalam lubang hitam, maka dia akan keluar di alam semesta lain dalam waktu yang berbeda, begitu kata sebuah teori. 

 

Sebelum dapat masuk ke dalam sebuah lubang hitam, badan manusia niscaya akan tertarik seperti spageti dan bahkan atom-atom di dalam tubuh akan berpisah. Seandainya bisa masuk ke dalam lubang hitam, kita mungkin akan kembali ke tempat awal atau bahkan terdampar di lokasi yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.



Seperti yang dikutip dari Live Science, hal tersebut terjadi karena lubang hitam dapat membengkokkan angkasa luar dan membawa hal-hal yang awalnya berjarak jauh menjadi dekat. Perlu diketahui bahwa black hole bukanlah ruang kosong, tapi merupakan tempat berisi sejumlah materi yang terdorong ke dalam tempat amat kecil dan padat yang disebut singularitas--kumpulan materi dari seluruh alam raya dengan kerapatan, temperatur, dan tekanan tak terhingga sehingga menurut teori relativitas Einstein waktu dan ruang tak mempunyai arti lagi.



Ketika sesuatu bergerak mendekat ke lubang hitam, kecepatan yang diperlukan untuk 'kabur' dari tangkapannya harus lebih kencang dari kecepatan cahaya yaitu 299.792 kilometer per detik. Karena tidak ada benda yang memiliki kecepatan lebih kencang dari cahaya -- setidaknya sampai saat ini --, hal tersebut menunjukkan bahwa tak ada satu hal pun yang dapat keluar dari lubang hitam, termasuk manusia.

 

Dilansir laman BBC, sekira satu dari setiap seribu bintang di galaksi yang cukup besar berpotensi membuat lubang hitam. Bima Sakti memiliki setidaknya 100 miliar bintang yang berarti sekira 100 juta lubang hitam bersembunyi di galaksi tempat tinggal kita ini.

 

Bahkan jika ada manusia yang bepergian dengan kecepatan cahaya, orang tersebut baru akan sampai di lubang hitam terdekat dalam waktu ribuan tahun cahaya. Jika benar-benar ada manusia yang mampu masuk ke dalam black hole, maka siap-siaplah mengalami sesuatu yang mengerikan.

 

Fisikawan belum mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi jika ada mahluk hidup yang memasuki black hole. Hipotesis konvensional dari pawa ilmuwan menggambarkan saat melompat ke lubang hitam pertama, kaki manusia normal akan terasa lebih kuat dibanding dengan gravitasi kepala kamu.



Perbedaan gravitasi di kaki dan kepala kamu akan semakin besar dan membuat tubuh manusia terkoyak. Gravitasi pasang surut pada black hole pun disebut akan merobek setiap sel, molekul, dan atom dalam tubuh kamu menjadi berkeping-keping.


Perjalanan ke dalam lubang hitam diperkirakan para ilmuwan merupakan perjalanan satu arah. Jika ada seseorang yang melewati cakrawala yang merupakan titik di mana cahaya tidak dapat melarikan diri, tidak akan lagi jalan untuk kembali dan kemungkinan paling besar yang terjadi ialah kematian untuk siapa pun yang masuk ke dalam black hole.