Gerindra Minta Nyanyian Bowo Tak Terhenti di Nusron

Gerindra Minta Nyanyian Bowo Tak Terhenti di Nusron

image 750x 5bf79337cda84

Foto: Monitorday

 

Sumber.com - Partai Gerindra ikut berkomentar soal nyanyian Bowo Sidik Pangarso yang menyeret nama politisi Golkar Nusron Wahid dalam kasus serangan fajar Pemilu 2019. Diketahui sebelumnya Bowo mengatakan bahwa dirinya diperintahkan Nusron untuk mengumpulkan uang demi melakukan serangan fajar.

 

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menyebut bahwa bukti-bukti keterlibatan Nusron sudah ada tinggal bagaimana hal tersebut ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

"Hayo, TKN mau minta bukti apalagi tentang penyiapan amplop putih berisi duit yang ada tanda jempolnya? Tuh, bener kan yang nyuruh Bowo Pangarso nyiapin amplop putih tanda cap jempol itu menteri atau selevel menteri, yaitu Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Menurut pengakuan Bowo Pangarso ketika diperiksa KPK," ujar Poyuono kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

 

Lebih lanjut Arief mempertanyakan hal tersebut kepada Ace yang merupakan kawan dari Bowo.

 

"Hayo, Kang Ace, kumaha ieu (bagaimana ini)? Bener henteu (betul tidak) ucapan abdi tentang kawannya Kang Ace, si Bowo Pangarso?" sambung dia. 

 

Dia juga menegaskan bahwa saat ini tinggal bagaimana KPK memanggil Nusron yang memberikan perintah pada Bowo untuk memproduksi amplop berisi uang dari hasil korupsi di BUMN. Arief mengatakan dirinya berharap bahwa kasus tersebut tidak terhenti di Nusron karena dia percaya banyak pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

 

"Nah sekarang tinggal Dewa Yama (Dewa Kematian), yaitu KPK, memanggil Nusron Wahid yang menyuruh Bowo Pangarso memproduksi amplop-amplop putih berisi uang dari hasil korupsi di BUMN. Dan jangan berhenti di Nusron aja dong, Mas Bowo Pangarso, buka aja siapa aktor utamanya. Saya percaya Mas Bowo Pangarso itu sebenarnya orang baik dan jujur loh," pungkasnya.