Sumpah PSI Tak Akan Berkoalisi Dengan PKS

Foto: Suaramuhammadiyah.id
Sumber.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku tidak akan pernah berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan bahwa PSI dan PKS adalah dua hal yang tidak bisa dispersatukan, seperti minyak dengan air.
"PSI dan PKS ibarat air dan minyak yang tidak bisa disatukan. PSI percaya dengan demokrasi tidak boleh bekerja sama dengan PKS yang hanya menjadikan demokrasi sebagai alat untuk mendirikan pemerintahan Islam versi mereka," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (8/4).
Juli menambahkan bahwa meski tidak memiliki nilai elektoral yang cukup tinggi, pada kenyataannya PKS memiliki pengaruh yang cukup besar seperti yang ditudingkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun begitu Toni mengaku tidak bisa membayangkan jika PKS memimpin Indonesia.
"Ini seperti yang dikeluhkan mantan Presiden SBY. Bayangkan kalau PKS yang berkuasa, tidak tahu apa jadinya Indonesia," sambung dia.
Lebih kanjut Toni mengajak seluruh partai sosialis lain untuk mau menentang agar tidak berkoalisi dengan PKS, namun begitu Toni tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran jangan-jangan partai nasionalis senior tidak berani untuk melakukan apa yang dilakukan oleh partai besutan Grace Natalie itu.
"Oleh karena itu saya mengimbau semua partai nasionalis berikrar untuk tidak berkoalisi dengan PKS. Tapi saya ragu apakah partai-partai nasionalis senior mau menarik garis tegas seperti yang dilakukan PSI," tegasnya.
