Ada Bukti Berupa Pesan Suara WhatsApp, Emiliano Sala Ternyata Tak Ingin Gabung ke Cardiff City

Ada Bukti Berupa Pesan Suara WhatsApp, Emiliano Sala Ternyata Tak Ingin Gabung ke Cardiff City

p070bcm6

Emiliano Sala via bbc.com

 

Sumber.com - Beberapa bulan setelah meninggalnya pesepakbola asal Argentina, Emiliano Sala, sebuah bukti pun mengungkapkan bahwa sang striker sebenarnya enggan bergabung dengan Cardiff City di bursa transfer musim ding 2019 kemarin. Sebuah rekaman suara WhatsApp dari Sala yang dikirimkan kepada temannya akhirnya terungkap baru-baru ini.

 

Sala telah dinyatakan meninggal dunia akibat tragedi pesawat jatuh ketika membawa dirinya terbang dari Prancis menuju Inggris untuk segera diperkenalkan sebagai pemain baru Cardiff City. Pesawat yang dipiloti oleh David Ibbotson telah hilang kontak. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pesawat pribadi yang membawa mendiang Emiliano Sala telah terjatuh di laut lepas pada 21 Januari kemarin.

 

Jasad Sala pun akhirnya berhasil ditemukan di dasar laut usai pihak kepolisian setempat serta sejumlah pihak melakukan pencarian jasad dari sang pemain menyusul adanya desakkan dari pihak keluarga serta sejumlah pesepakbola profesional dunia. Bahkan pencarian jasad Sala itu juga turut didanai oleh para penggemar sepakbola serta pemain sepakbola dunia melalui penggalangan dana yang diajukan oleh keluarga sang pemain.

 

 

Setelah empat bulan pasca terjadinya insiden terjatuhnya pesawat yang membawa Sala. Terungkap sebuah fakta baru yang cukup mengejutkan jagat sepakbola internasional. L'Equipe beberapa hari lalu telah memberikan barang bukti berupa rekaman suara WhatsApp yang dikirimkan Sala terhadap salah satu rekannya. Dalam pesan suara tersebut, Sala mengatakan bahwa sebenarnya dirinya tidak ingin pergi dari Nantes dan bergabung dengan Cardiff City.

 

 

"Malam kemarin, saya mengirimkan pesan kepada Meissa (N'Diaye, agennya). Ia menelepon saya beberapa jam kemudian," bunyi pesan suara WhatsApp Sala kepada temannya.

 

"Kami memiliki diskusi dan berkata kepada saya malam kemarin Frank Kita (putra dari pemilik Nantes, Waldemar) mengirimkan pesan kepadanya untuk berbicara, jadi ia meneleponnya. Mereka berbincang. Dan mereka ingin menjual saya."

 

"Ada tawaran dari Cardiff City hari ini. Di pihak mereka (Nantes), mereka telah bernegosiasi untuk mendapatkan banyak uang, jadi mereka jelas menginginkan saya untuk pergi ke sana."

 

"Memang benar itu kontrak yang bagus tetapi dari perspektif sepakbola itu tidak menarik bagi saya. Mereka berusaha dengan segala cara untuk membuat saya pergi ke sana."

 

"Saya pribadi, saya tidak takut pergi ke sana, karena saya telah banyak berjuang sepanjang karier, jadi untuk pergi ke sana dan bertarung tidak membuat saya takut. Justru sebaliknya."

 

"Tapi saya juga memikirkan diri sendiri bahwa Meissa harus menemukan sesuatu yang lebih baik di antara sekarang dan akhir (bursa transfer). Meissa telah menolak Cardiff karena ia tidak ingin saya pergi ke sana."

 

"Ia berpikir bahwa, dalam hal sepakbola, dalam hal di mana kami berada hari ini, kami berada dalam posisi yang kuat dalam segala hal, di lapangan, kontrak dan semuanya. Tapi saya tidak peduli tentang itu dan saya tidak menginginkannya (pergi). Saya sama sekali tidak peduli tentang berada dalam posisi yang kuat."

 

"Memang benar bahwa saya ingin menemukan sesuatu yang menarik dalam hal kontrak dan juga dari perspektif sepak bola, tetapi kadang-kadang Anda tidak dapat memiliki keduanya."