Aplikasi Anti Pelecehan Seksual Ini Bakal Teriak Jika Ada Pelaku, Begini Cara Kerjanya

Ilustrasi via guideku.com
Sumber.com – Para perempuan di Jepang kini mengandalkan aplikasi anti pelecehan seksual di transportasi publik bernama Digi Police. Aplikasi ini membantu penggunanya melawan pelaku pelecehan dengan dua cara, yaitu mengeluarkan suara teriakan ‘Hentikan!’ dalam volume besar dan tulisan ‘Ada penganiaya. Tolong bantu’ yang bisa mereka tunjukkan ke penumpang lain.
Dilansir The Guardian, pada Minggu, 26 Mei 2019, Digi Police sangat memungkinkan para korban untuk memberitahu sesama penumpang tentang pelecehan yang kerap terjadi di transportasi umum seperti kereta api maupun bus.
“Sejak diperkenalkan tiga tahun lalu, Digi Police telah diunduh lebih dari 237.000 kali. Angka yang luar biasa tinggi untuk aplikasi layanan publik. Berkat popularitasnya, jumlah pengunduhan meningkat sekitar 10.000 setiap bulan,” ujar pejabat polisi Keiko Toyamine.
Toyamine mengatakan, para korban sering kali enggan meminta bantuan, tetapi melalui aplikasi ini, memungkinkan mereka untuk mengingatka penumpang lain sambil tetap diam.
Departemen kepolisian metropolitan Tokyo mencatat hampir 900 kasus meraba-raba dan bentuk pelecehan lainnya di kereta api dan kereta bawah tanah di ibukota pada tahun 2017. Namun Toyamine mengatakan angka itu hanya "puncak gunung es", karena banyak korban enggan untuk tampil ke depan.
“Meraba-raba adalah masalah abadi pada transportasi umum Jepang. Terutama pada kereta api ketika jam sibuk, mengidentifiksi pelakunya pun sulit. Pelanggar menghadapi hukuman enam bulan penjara atau denda hingga 500.000 yen. Hukuman potensial naik menjadi 10 tahun jika terlibat kekerasan atau ancaman,” tuturnya.
Dia menuturkan, aplikasi ini awalnya dimaksudkan untuk memperingatkan orang tua yang rentan tentang penipuan keuangan dan untuk memberikan informasi keselamatan kepada orang tua dan anak-anak. Namun pihaknya kini menambahkan pembaruan berupa fitur anti pelecehan tersebut beberapa bulan yang lalu.
Baca juga: Sempat Down, Akhirnya WhatsApp dan Instagram Kembali Normal
Baca juga: Anak 90-an, Bergembiralah! Tamagotchi Segera Kembali
