Atlet Indonesia yang Berhasil Menyabet 1 Keping Medali Emas Olimpiade Akan Diguyur Bonus Rp 7,5 miliar

Atlet ganda campuran tenis Indonesia via tribunnews.com
Sumber.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi telah menyatakan bahwa pemerintah sudah sangat siap memberikan bonus besar kepada para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade 2020 Tokyo. Imam Nahrawi menyebut bahwa 1 keping medali emas yang berhasil dibawa pulang ke tanah air akan dihargai Rp 7,5 miliar.
Imam Nahrawi menjelaskan bahwa bonus besar tersebut sebagai apresiasi tinggi terhadap para atlet Indonesia sekaligus untuk memberikan motivasi kepada atlet nasional untuk melakukan persiapan matang dan mengarungi Olimpiade dengan semangat berlipat ganda. Imam juga berharap agar para atlet yang telah mendengar informasi ini bisa semakin semangat jelang berlaga di Olimpiade yang akan digelar satu tahun mendatang.
Bonus yang diberikan di ajang Olimpiade ini memang terbilang sangat besar ketimbang di Asian Games 2018 kemarin. Para atlet yang sukses meraih medali emas di Asian Games kemarin diberikan bonus senilai Rp 1 miliar. Strategi tersebut rupanya cukup berhasil untuk mendongkrak semangat para atlet hingga mampu menempatkan Indonesia menempati peringkat keempat di klasemen akhir perolehan medali.
"Pada Asian Games 2018 kemarin, bonus medali emas berkisar Rp1 miliar. Kalau Olimpiade, kita beri enam kali lipatnya atau bisa mencapai Rp7,5 milliar," ujar Imam Nahrawi sebagaimana dilansir dari Medcom.id.
Kabar mengenai bonus Olimpiade yang akan diberikan Pemerintah terhadap para atlet ini sendiri disampaikan Imam ketika melakukan peninjauan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim di Komplek Stadion Palaran, Samarinda, pada Selasa (21/5). Ia juga turut memberikan pesan kepada para atlet di sana untuk terus berjuang tanpa mengenal kata menyerah.
Dalam kesempatan tersebut, Imam menyatakan bahwa ada dua profesi yang bisa membuat nama bangsa semakin harum di mata dunia internasional. Pertama, ketika Presiden datang ke negara lain dan yang kedua ketika atlet nasional bisa menorehkan prestasi di level dunia.
