Kelompok Gen Z adalah Generasi Paling Kesepian, Benarkah?

Ilustrasi via himedik.com
Sumber.com – Sebuah survei yang melibatkan lebih dari 20.000 orang berusia 18 tahun ke atas mengungkapkan temuan yang mengkhawatirkan. Hasil survei menunjukkan generasi muda yang masuk kelompok Generasi Z (18-22 tahun) adalah generasi yang paling kesepian dibanding kelompok lansia di atas usia 72 tahun.
Dilansir Multivu, pada Kamis, 23 Mei 2019, survei yang dilakukan untuk mengukur tingkat kesepian ini dilakukan oleh perusahaan asuransi kesehatan Cigna, menggunakan metode pengukuran Loneliness Scale dari UCLA.
Tak hanya lebih kesepian dibandung generasi yang lebih, kelompok Gen Z juga diklaim kesehatannya lebih buruk akibat kesepian tersebut. Hasil survei menunjukkan skor kesepian tertinggi muncul pada kelompok Gen Z yang mencapai 48, sedangkan skor pada kelompok lansia hanya berada di kisaran 39. Efek samping dari kesepian pun diibaratkan sama buruknya dengan merokok 15 batang sehari.
“Kami memandang kesehatan fisik, mental, dan sosial seseorang sepenuhnya terhubung. Inilah alasan kami secara teratur memeriksa kebutuhan fisik, mental dan sosial orang-orang dan komunitas tempat mereka tinggal,” kata CEO Cigna, David M. Cordani.
Dia mengungkapkan, dalam melakukan analisa, mereka melihat kurangnya interaksi antar manusia, yang pada akhirnya mengarah pada kurangnya vitalitas – atau pemutusan antara pikiran dan tubuh.
“Kita harus mengubah tren ini dengan membingkai ulang percakapan tentang kesehatan mental dan vitalitas. Ketika pikiran dan tubuh diperlakukan sebagai satu kesatua, kita melihat hasil yang kuat,” ujarnya.
Survei ini juga mengungkapkan beberapa titik terang penting. Temuan ini memperkuat sifat sosial manusia dan pentingnya memiliki komunitas. Orang-orang yang tidak mengalami rasa kesepian lebih cenderung memiliki interaksi dengan orang-orang secara teratur, bermakna, dan langsung.
Mereka yang berada dalam kesehatan fisik dan mental yang baik secara keseluruhan; telah mencapai keseimbangan dalam kegiatan sehari-hari dan dipekerjakan dan memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja mereka.
Baca juga: Waspada Cacar Monyet! Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Asal Afrika Ini
Baca juga: Kerokan, Bisakah Sembuhkan Bule Masuk Angin?
