Miris! Menjelang Akhir Hayatnya, Stan Lee Ternyata Ditipu Dan Dianiaya Oleh Mantan Manajernya Sendiri

Stan Lee sempat menjadi korban penganiyaan sebelum wafat via Polygon
Sumber.com - Tidak bisa dipungkiri kalau Stan Lee memiliki kontribusi yang amat besar di industri hiburan. Lewat tangannya, dia berhasil menciptakan karakter-karakter superhero yang kini menjadi figur yang dominan di industri komik dan perfilman.
Tapi di penghujung hidupnya, ternyata Lee menjalani kehidupan yang cukup memilukan. Pasalnya sang bapak Marvel itu menjadi korban penganiyaan yang dilakukan tidak lain dan tidak bukan oleh mantan manajernya sendiri. Dilansir dari Deadline, pihak kepolisian Arizona menangkap Keya Morgan, mantan manajer Lee, pada Sabtu lalu dengan tuduhan penganiyaan terhadap manula yang dilakukannya kepada Lee.
Stan Lee’s Ex-Business Manager Arrested On Elder Abuse Charges, LAPD Says https://t.co/sf1JmPiXgg pic.twitter.com/HcJ9B93PwP
— Deadline Hollywood (@DEADLINE) May 25, 2019
Polisi lebih jauh mengungkap kalau mereka sudah menerima laporan tentang Morgan sejak tahun 2018. Selain Morgan, Lee juga diduga menerima perlakuan serupa dari penerbitnya Jerry Olivarez, mantan manajer Max Anderson, dan putrinya sendiri J.C. Lee. Namun waktu itu Lee menampik laporan tersebut, sehingga kasusnya dibatalkan.
Namun pada Sabtu pagi tanggal25 Mei lalu polisi akhirnya berhasil menangkap Morgan setelah mereka mendapatkan bukti kuat. Selain penganiyaan terhadap Lee, Morgan juga didakwa dengan tuduhan penipuan dan pencurian yang juga dilakukan kepada manula.
"Mr. Lee memiliki kekayaan mencapai 50 juta US Dollar, dan tanpa perlindungan dari pihak yang ingin memanfaatkan dan merampas kekayaannya. Morgan akan didakwa dengan tuduhan penipuan yang mengakibatkan seorang manulan dipenjara, tiga penipuan dan pencurian terhadap manula, dan dakwaan kekerasan terhadap manula. Morgan juga akan disidang terkait dengan penggelapan uang dimana dia mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 262.000 US Dollar dari sesi tandatangan Lee pada Mei 2018, namun Lee tidak pernah menerima uang tersebut" - pernyataan dari LAPD Arizona, dikutip dari Screenrant.
Morgan harus membayar uang jaminan sebanyak 300.000 US Dollar, dan menghadap hakim hingga kemudian dikirim kembali ke Los Angeles untuk menjalani sidang.
#Breaking: Stan Lee's former manager has been arrested on false imprisonment, elder abuse and theft charges, LAPD saidhttps://t.co/mU1VGCoZCi
— KTLA (@KTLA) May 25, 2019
Sebelum bekerja untuk Lee, Morgan adalah seorang kolektor memorabilia yang berasal dari New York. Dia mulai bekerja untuk Lee pada tahun 2017, namun hubungan keduanya dengan cepat memburuk. Morgan sempat menerima larangan dari kepolisian untuk mendekati Lee setelah dia memberikan laporan palsu yang mengatakan kalau ada orang bersenjata yang menyerang dan mencoba untuk merampok Lee di kediamannya. Parahnya lagi, semua perbuatan tersebut dilakukan ketika Lee tengah berjuang melawan penyakit jantung dan pneumonia yang tengah dideritanya.
Kematian Lee masih membekas di hati para fans Marvel. Film Avengers: Endgame hingga saat ini masih mendominasi box-office. Film tersebut merupakan puncak dari apa yang telah dibangun oleh MCU selama satu dekade terakhir, sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada sang kreator. Superhero ciptaan Lee memberikan dampak yang sangat besar baik bagi industri komik maupun industri perfilman. Meskipun kini dia telah tiada, keadilan tetap memihak kepada Lee dan legasi tak terlupakan yang telah ia tinggalkan.
