Buat 3 Pembalap Terjatuh di MotoGP Catalunya, Vinales Naik Pitam dan Minta Lorenzo Dihukum Berat

Kecelakaan terjadi di MotoGP Catalunya 2019 via autosport.com
Sumber.com - Momen paling berkesan dalam seri MotoGP Catalunya yang berlangsung pada Minggu (16/6) bukanlah karena Marc Marquez yang berhasil keluar sebagai juara, maupun sosok Fabio Quartararo yang secara mengejutkan mampu merebut posisi runner up dan menyalip Danilo Petrucci yang finis di urutan ketiga.
Momen yang paling menarik dalam ajang balap motor bergengsi di dunia ini adalah ketika ada total empat pembalap yang terjatuh di Sirkuit de Barcelona-Catalunya. Uniknya, keempat pembalap ini terjatuh dikarenakan seorang pembalap yang menimbulkan efek domino dan membuat tiga rider lainnya harus terjatuh dalam waktu berdekatan.
Jorge Lorenzo merupakan pembalap yang menjadi musibah bagi Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi. Kejadian ini terjadi saat balapan memasuki tikungan ke-10, Jorge Lorenzo kala itu mencoba untuk masuk untuk mendekati 4 pembalap terdepan yakni Dovizioso, Marquez, Vinales, serta Valentino Rossi. Namun usaha tersebut gagal terlaksana, Lorenzo tiba-tiba kehilangan grip saat masuk terlalu dalam.
Lorenzo kemudian terjatuh dan menabrak Dovizioso lalu membawa Vinales jatuh juga. Rossi telah melakukan usaha untuk menghindar dan hampir bisa lolos dari crash, namun ia pun ikut terjatuh usai gagal menahan keseimbangan pada kuda besi yang ditungganginya.
Marquez defends Lorenzo: “He wasn’t out of control, people will say ‘what is Lorenzo doing?’ but for me it is not like that, Lorenzo was on the line, unlucky for him he loses the front and Dovi and Vinales are out of their line, so they were there and the bike hit them pic.twitter.com/ExrHJysMl9
— Cruella (@Evil_Herself_) June 16, 2019
Usai terjatuh Vinales langsung menunjukkan rasa kesalnya di depan kamera. Sang pembalap pun seakan memberikan gestu bahwa crash ini terjadi karena ulah Lorenzo yang berasal dari tim Honda Repsol. Dengan raut wajah sangat marah, Vinales menunjuk-nunjuk kepalanya ke arah kamera. Sedangkan Dovi hanya bisa terdiam usai mengalami crash, ia memilih untuk tidak mau menengok ke arah kamera. Sedangkan Rossi terlihat sabar dan masih mau menyapa penggemarnya di depan kamera.
Vinales looks very angry
— Non Eno (@RasyidahAzZahra) June 17, 2019
But Rossi more calm, but yes he was dissapointed..
Me? as long as they're both fine, I'm very grateful ... pic.twitter.com/ATjKmUdsdx
Usai seri MotoGP Catalunya berakhir, Vinales langsung memberikan keterangan resminya kepada awak media. Ia telah merasa bahwa permintaan maaf yang dilontarkan oleh Lorenzo sudah tak bisa lagi ditolerir. Lebih lanjut Vinales pun berharap agar pihak MotoGP mau memberikan hukuman berat terhadap Lorenzo. Ia berharap agar Lorenzo harus memulai balapan dari posisi paling terakhir di seri MotoGP berikutnya.
No forgiveness for @lorenzo99 from @mvkoficial12. Says he should be sent to the back of the grid for the next race #catalanGP pic.twitter.com/Gi2J0XfSAH
— Simon Patterson (@denkmit) June 16, 2019
"Saat Anda telat mengerem, Anda tidak punya banyak pilihan, seperti yang menimpa saya," ujar Vinales.
"Itu adalah kesalahan saya, dan saya minta maaf," pungkas rider kelahiran Spanyol tersebut.
MotoGP berikutnya akan digelar di TT Circuit Assen, Belanda pada Minggu (30/6) malam waktu Indonesia Bagian Barat.
