Siap-siap! Layanan Taksi Terbang Uber Bakal Mengudara Tahun 2023

Siap-siap! Layanan Taksi Terbang Uber Bakal Mengudara Tahun 2023

ubertaxi guardian

Ilustrasi via Guardian

 

Sumber.com - Uber mengumumkan Melbourne, Australia menjadi kota pertama di luar Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah uji coba layanan sewa helikopter bernama Uber Air. Layanan 'taksi terbang' ini siap dikomersialkan mulai tahun 2023 mendatang.

 

Dilansir Guardian, Jumat, 14 Juni 2019, uji coba 'mobil terbang' mirip helikopter itu akan dimulai tahun depan. Penumpang nantinya akan bepergian dengan kendaraan 'lepas landas vertikal listrik' dari atap ke atap tentu dengan harga UberX.

 

Belum diketahui berapa tarif Uber Air nantinya. Namun bisa dipastikan jika layanan ini akan beroperasi menggunakan aplikasi Uber, sama seperti memesan layanan Uber mobil atau Uber motor.

 

Juru Bicara Uber Eric Allison mengatakab, konsep ini berpotensi mengurangi kemacetan lalu lintas yang merugikan ekonomi Australia sekitar $ 16,5 miliar tiap tahunnya.

 

"Perjalanan 19 km dari CBD ke bandara Melbourne dapat berlangsung mulai dari 25 menit hingga sekitar satu jam dengan mobil di jam sibuk, tetapi dengan Uber Air ini akan memakan waktu sekitar 10 menit," kata Allison.

 

Dallas dan Los Angeles di AS juga akan menjadi kota percontohan. Melbourne mengalahkan kota-kota di Brasil, Prancis, India, dan Jepang.

 

Pakar insinyur luar angkasa RMIT University, Matthew Marino mengatakan konsep itu berpotensi lebih aman daripada mobil tanpa pengemudi.

 

"Sementara mobil tanpa pengemudi akan menghadapi hambatan di jalan seperti pejalan kaki di ponsel mereka atau kendaraan lain seperti trem dan bus, kendaraan otonom udara tidak memiliki penghalang ini," katanya.

 

Adapun wujud helikopter Uber Air untuk pertama kalinya dipamerkan di konferensi 'Uber Elevate' di Washington, DC, AS pekan ini.

 

Secara umum, bagian dalam taksi terbang Uber mirip dengan helikopter pada umumnya. Interiornya didesain oleh perusahaan aerospace asal Prancis, Safran.

 

Uber memilih untuk menghilangkan sejumlah hal pada interior helikopternya, antara lain cupholder, layar interaktif, charger atau kantong di belakang kursi penumpang agar penumpang fokus menikmati perjalanan.

 

Baca juga: Tekan Impor, Teknologi Modifikasi Cuaca Bakal Ada di 10 Sentra Beras Nasional

 

Baca juga: Trailer Baru Final Fantasy VII Remake Tampilkan Gameplay Dan Desain Tifa Yang Baru