Tak Menampik Perubahan, Perhelatan Olimpiade Bisa Digelar Lebih dari Satu Kota dan Negara

Upacara pembukaan Olimpiade 2012 Inggris via foxnews.com
Sumber.com - Dilansir dari Antaranews, Komite Olimpiade Internasional (IOC) dilaporkan berencana menempuh sejumlah perubahan terkait proses pencalonan tuan rumah Olimpiade yang akan mendatang untuk mencegah dampak serta kerugian yang disebabkan oleh mundurnya para kandidat. Rencana itu mengemuka dalam rapat yang digelar pada pekan ini.
Dengan adanya rencana tersebut, maka bukan peluang digelarnya perhelatan olahraga bergengsi di dunia yang digelar setiap empat tahun sekali ini bukan tidak mungkin akan dilaksanakan di lebih dari satu negara. Selain untuk menghindari kerugian, rekomendasi lainnya juga bertujuan untuk mendorong tuan rumah agar lebih bisa memanfaatkan arena yang sudah ada atau menggunakan arena non-permanen. Pembangunan arena-arena baru dimungkinkan dengan pertimbangan sesuai dengan konsep perencanaan berkelanjutan.
"Penyelenggaraan Olimpiade bisa gaubngan berbagai kota, kawasan atau negara," demikian bunyi rekomendasi dalam sesi sidang IOC di Lausanne, Swiss seperti dilansir Xinhua via Antaranews.
Sementara itu, untuk komite evaluasi kandidat, diusulkan diganti dengan dua "komite calon tuan rumah" yang bertugas mengevaluasi, mengeksplorasi sera mengawasi kepentingan Olimpiade mendatang. Rekomendasi yang disusun lima anggota kelompok kerja ICO ini akan dipimpin oleh John Coates.
Mengutip Media Indonesia, dalam sejarah penyelenggaraan Olimpiade, terdapat beberap negara calon tuan rumah yang pernah menyatakan mundur. Jerman salah satunya, mereka menyatakan mundur dan gagal menjadi penyelenggara Olimpiade 1916 karena saat itu terjadi Perang Dunia 1.
Sedangkan dua negara lainnya yang pernah mencalonkan diri untuk jadi tuan rumah padahal sedang terlibat perang pada 1940 dan 1944 adalah Inggris dan Jepang. Italia pada tahun 2000 silam digantikan oleh Australia dikarenakan alasan situasi politik Milan yang sedang tak kondusif. Roma kala itu siap menggantikan Milan telah mengurungkan minat mereka dikarenakan alasan finansial.
Harapan saya selanjutnya, semoga kita diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah event-event olahraga dunia lainnya terutama Olimpiade 2032 sehingga olahraga Indonesia semakin berjaya di pentas dunia dan memperkuat persatuan bangsa. pic.twitter.com/pntWE1Ug7P
— Erick Thohir (@erickthohir) June 24, 2019
Indonesia sendiri memiliki kemungkinan untuk menghelat Olimpiade 2032, Hal yang baru saja telah dibahas sebelumnya bisa jadi alasannya, namun dibalik itu terdapat faktor lainnya yakni dengan diangkatnya Erick Thohir sebagai IOC Members yang memiliki peran penting untuk menentukan negara yang berhak ditetapkan menjadi tuan rumah penyelenggara Olimpiade.
