Ratu Bulutangkis Dunia Asal Taiwan Alih Profesi Jadi Pelayan Restoran Cepat Saji

Tai Tzu-ying via badminton talk
Sumber.com - Ratu bulutangkis dunia asal Taiwan, Tai Tzu-ying kembali mencuri perhatian kalangan penggemar bulutangkis dunia, termasuk di Indonesia. Jika biasanya pebulutangkis putri berusia 25 tahun itu mampu mengundang decak kagum dari para penggemarnya dengan penampilannya di atas lapangan. Kali ini Tai Tzu-ying sukses menunjukkan hal yang berbeda 180 derajat dengan menggunakan seragam dan topi selayaknya pegawai restoran.
Pebulutangkis yang saat ini menempati peringkat 1 dunia di sektor tunggal putri ini telah merubah penampilan dari biasanya dan tampil sebagai pelayan restoran cepat saji ternama asal Amerika Serikat. Ia merasakan pengalaman baru sebagai seorang pramusaji dan menjalankan perannya sebagai pelayan drive thru di restoran McDonald's yang ada di negara asalnya, Taiwan.
Dilansir dari badmintonplanet, Dalam menjalankan perannya ini, Tai Tzu-ying turut dibantu oleh seorang karyawan yang juga bekerja di sana. Peraih medali emas Asian Games 2018 ini diajari bagaimana cara memasukkan minuman dari sebuah mesin ke dalam gelas. Ia juga diminta untuk menaburi garam ke dalam kentang goren yang kemudian dimasukan ke dalam box.
"Saya merasa seperti memasukkan kentang goreng ini ke dalam kotak kecil lebih sulit daripada bermain bulutangkis," ucap rival Carolina Marin ini.
Aksinya ini dilakukan sang ratu bulutangkis dikarenakan Tai Tzu-ying sedang membintangi sebuah video yang berkaitan dengan restoran tersebut, sambil diberikan tantangan untuk menjadi seorang pramusaji yang memiliki tugas untuk melayani para pelanggannya.
Dalam aksinya tersebut ternyata banyak para pembeli yang tidak mengenali sosok yang melayaninya tersebut adalah atlet bulutangkis ternama di Taiwan. Sementara itu, sebagian orang lainnya telah menyadari bahwa pelayan yang melayaninya tersebut adalah Tai Tzu-ying.
Dari sekian momen menarik saat Tai Tzu-ying yang bertugas sebagai pramusaji, ternyata ada 1 momen yang paling menarik ketika ia melayani pelanggan yang notabene merupakan ayah dan neneknya. Sang ratu bulutangkis itu pun awalnya sempat kaget dan bahkan ia tak bisa berhenti untuk menahan rasa ketawanya.
