Ketika Gattuso dan Leonardo Murka di Ruang Ganti Pasca Derby Milan Karena Pertengkaran Kessie dan Biglia

Gattuso via acmilan.com
Sumbercom - Mungkin Kawan Sumber masih ingat pelipis David Beckham yang luka dan dijahit ketika muncul dari ruang ganti pemain akibat lemparan sepatu bola yang dilempar Sir Alex. Jika ya, karena itulah akhirnya istilah "hairdryer treatment" muncul di ruang ganti untuk menjelaskan bagaimana marah dan murkanya seorang pelatih pada anak asuhnya diruang ganti.
Kekalahan AC Milan dari Inter Milan pada akhir pekan lalu kurang lebih memunculkan adanya hairdryer treatment pula di ruang ganti AC Milan. Salah satu penyebab krusialnya bukan terkait kekalahan melainkan pertengkaran internal antara Franck Kessie yang menolak diganti dengan Lucas Biglia yang lebih senior di bench pemain.
Milan coach Gattuso could decide to bench Kessie at least one game after his outburst after getting subbed out of the #DerbyMilano. [Sky] pic.twitter.com/tUwocmw2Rr
— FancyDiMaria (@FancyDiMaria) March 19, 2019
Kessie yang tampak emosional ketika diganti terlibat pertengkaran dan adu mulut dengan Biglia karena Kessie dianggap tidak respek terhadap tim dan Andrea Conti yang sudah menunggu di pinggir lapangan. Gattuso sendiri tidak bereaksi saat pertandingan karena fokus mengamati di lapangan namun dirinya memberikan keterangan keras terkait kejadian tersebut.
"Beruntungnya saya tidak melihat [keributan] itu karena terlalu fokus ke pertandingan. Jika saya mengetahuinya, mungkin saya bisa membiarkan diri saya ikut dalam keributan itu. Hal yang paling menyakitkan dari semua adalah tingkah Franck Kessie dan itu terjadi di bench pemain. Ini sesuatu yang saya tidak boleh terjadi dalam sepakbola, cara bagaimana saya melihat tim dan etika dalam tim harus dikedepankan" kata Gattuso
"The defeat that hurts me the most was Kessie and seeing what happened on the bench," said #Gattuso. "That is something I cannot accept with the way I see football, the way I see the team and the group ethic." https://t.co/VkET14IYds
— Firstpost Sports (@FirstpostSports) March 18, 2019
Setelah kejadian tersebut, Gattuso dan Leonardo pun masuk ruang ganti dan mengunci ruang ganti tersebut tanpa boleh ada yang masuk. Gattuso dan Leonardo jadi orang yang paling marah atas kejadian ini. Dan ketika para pemain keluar, yang muncul adalah permintaan maaf dari Kessie dan Biglia pada media. Leonardo dikabarkan sangat marah melihat disharmoni yang terjadi dalam tim.
After the derby, Leonardo was furious, especially about the argument between Kessie and Biglia. He immediately locked himself in the locker room with the whole team and said “Nobody leaves the room until we solve this.” [CorSport] pic.twitter.com/HrITd5YYX3
— Milan Eye (@MilanEye) March 19, 2019
Dilansir Corriere Dello Sport, berdasarkan keterangan pemain Milan Leonardo berucap tidak boleh ada yang keluar dan pulang dari ruangan ini sampai masalah ini selesai. Gattuso pun berencana akan mencadangkan Franck Kessie sebagai hukuman atas tindakan indisplinernya dan akan memainkan Biglia. Sikap Biglia yang lebih mementingkan tim dan juga lebih senior dipuji Gattuso. Apalagi sebelum kekalahan dari Inter, Milan menang 1-2 dari gol penentu Biglia dari tendangan bebas.
Lucas Biglia & Franck Kessie there's problem before derby Milan match. Franck Kessie not celebrating after Lucas Biglia scoring goal vs Chievo. pic.twitter.com/9DM41C11eD
— Football Fans Stuff (@FFS_Transfer) March 18, 2019
Namun ketidaksukaan Kessie pada Biglia jelas terlihat di pertandingan itu. Ketika seluruh pemain Milan merayakan gol Biglia di pojok lapangan, Kessie justru jadi satu-satunya pemain yang tidak bergabung dan lebih memilih berjalan ke tengah lapangan.
