Tubuh dan Otak Bisa Memberitahukan Waktu Tanpa Kita Sadari, Gimana Cara Kerjanya?

Tubuh dan Otak Bisa Memberitahukan Waktu Tanpa Kita Sadari, Gimana Cara Kerjanya?

Circadian NEW head

Ilustrasi via circadiantherapeutics.com

 

Sumber.com - Pernahkah Kawan Sumber berpikir bahwa tubuh dan otak bisa saling bersinergi memberitahukan siklus yang berulang secara rutin kepada kita berdasarkan kebiasaan dan tubuh akhirnya memahami pada jam-jam berapa saja sang pemilik tubuh beraktifitas? Dilansir dari buku "100 Things to Know About The Human Body" karya Alex Frith at el, tubuh dan otak secara pintar mampu mengenali waktu dan kebiasaan kita dengan sangat presisi.

 

Proses tubuh bekerja tentunya mengikuti siklus 24 jam dan tanpa kita sadari tubuh kita mampu membaca pesan kapan kita harus bangun, kapan waktu terbaik untuk tidur, beraktifitas dan lain sebagainya. Hal itu disebabkan karena manusia mempunyai bagian otak bernama Suprachiasmatic nucleus yang melakukan kerja memberi pesan agar tubuh mampu mengikuti jadwal rutin yang biasa dilakukan berdasarkan kebiasaan kita.

 

Dilansir dari publikasi jurnal NCBI, Nukleus Suprachiasmatic kecil (SCN) dari hipotalamus memainkan peran sentral dalam pemrograman harian fungsi organismik dengan mengatur osilasi sehari-hari dari lingkungan internal dan mensinkronkannya dengan siklus perubahan siang dan malam dan keadaan tubuh. Jam biologis ini menggerakkan ekspresi harian dari fungsi-fungsi homeostatis vital yang beragam seperti makan, minum, suhu tubuh, dan sekresi neurohormon. 

 

Hal ini secara adaptif mengatur fungsi-fungsi tubuh menjadi osilasi hampir 24 jam yang disebut ritme sirkadian. SCN memaksakan urutan waktu 1) melalui menghasilkan sinyal keluaran yang menyampaikan informasi waktu sehari, dan 2) dengan mengukur sensitivitasnya sendiri terhadap sinyal yang masuk yang menyesuaikan waktu jam. 

 

Pada waktu berbeda, jam tubuh memberi tahu tubuh untuk melepaskan zat kimia yang disebut hormon. Hormon membawa pesan ke seluruh tubuh seperti memberi tahunya saatnya makan, bergantung pada perubahan tingkat hormon. Didalam bagian otak ini hormon yang dilepaskan antara lain Melatonin (hormon yang memberi pesan supaya tubuh tidur), Cortisol (hormon untuk membangunkan tubuh dari tidur). Kedua hormon ini saling mengisi di waktu siang dan malam.

 

Ketika waktunya tidur, temperatur suhu tubuh turun satu derajat yang membuat tubuh mampu menghemat energi untuk proses penting seperti memperbaiki sel yang rusak dan hormon melatonin bekerja. Ketika bangun hormon yang naik dari cortisol akan memberitahu otak agar kita terbangun dan hormon ini membantu kita beraktifitas sehari mulai makan, belajar, dan bahkan merasakan ambang nyeri tertinggi di waktu siang pada pukul 14.00.

 

Suprachiasmatic Nucleus memastikan suhu tubuh dan tingkat hormon dalam tubuh mengikuti jadwal rutin, sekalipun Kawan Sumber sendiri tidak mengetahui waktunya. Luar biasa bukan siklus kerja dalam tubuh kita?