Masya Allah, Tanpa Dendam Pria Ini Maafkan dan Ingin Peluk Pelaku yang Tembak Istrinya di Masjid Selandia Baru

Farid Ahmad memegang sebuah foto dirinya saat bersama istrinya Husna Ahmad yang menjadi korban penembakan di Masjid Selandia Baru via Reuters.
Sumber.com - Meski mengaku sangat sedih istrinya menjadi korban penembakan di Masjid Christchurch, Selandia Baru, namun Farid Ahmad tak lantas menyimpan dendam. Sikap mulia justru ditunjukan oleh pria paruh baya tersebut, dengan nada lirih dirinya mengatakan sudah memaafkan sang pelaku yaitu Brenton Tarrant.
"Aku ingin peluk dan mengatakan aku sudah memaafkan dirinya," ujar Farid seperti dikutip dari Reuters.com.
"Bahkan, kalau dia (pelaku) punya seorang Ibu dan saudara perempuan, aku juga akan memeluknya dan akan memperlakukan seperti saudara perempuanku sendiri," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Farid juga bercerita saat insiden berdarah tersebut terjadi, dirinya tak menyangka bisa selamat dari maut. Pasalnya, ia tak bisa berlari menyelamatkan diri seperti orang lain karena menggunakan kursi roda.
Lebih lanjut, Farid berkelakar jika Istrinya, Husna Ahmad adalah sosok yang luar biasa. Bahkan, Husna sibuk untuk menyelamatkan orang lain yang kebanyakan terdiri dari perempuan dan anak-anak, hingga mengesampingkan keselamatan dirinya sendiri.
"Dia berteriak 'cepat-cepat ke sini', dan dia membawa banyak anak-anak dan perempuan menuju taman yang aman. Kemudian dia kembali untuk memeriksa saya, karena saya di kursi roda, dan ketika dia mendekati gerbang dia ditembak," ungkapnya.
