6 Kemenangan Paling Penting Di Wrestlemania 35, Nomor 1 Paling Mengharukan Nggak Tuh?

Ada banyak pertandingan penting terjadi di ajang Wrestlemania 35 via Fotor.com
Sumber.com - Wrestlemania 35, ajang pay-per-view terbesar WWE, baru saja di gelar pada hari Minggu kemarin, dan event tersebut menghasilkan banyak sekali kejutan. Selain menampilkan klimaks dari feud antara para pegulat, Wrestlemania 35 juga menyajikan banyak sekali pertandingan menarik yang tentunya tidak mudah untuk dilupakan oleh para fans.
Meskipun begitu ada beberapa hasil pertandingan yang memiliki makna yang sedikit lebih signifikan daripada pertandingan lainnya. Kemenangan yang muncul dalam pertandingan berikut memiliki nilai yang nantinya akan memberikan perubahan drastis terhadap masa depan WWE. Penasaran yang mana saja?
1. Iiconics Keluar Sebagai Juara "WWE Women Tag Team Championship"

Iiconics menjadi WWE Women Tag Team Champions via
Sekarang ayo mengaku, siapa diantara kalian yang menebak kalau Iiconics akan keluar sebagai pemenang? Berhadapan dengan duo Bailey & Sasha Banks, Nia Jax & Tamina, serta Natalya & Beth Phoenix, wajar jika penonton menganggap Iiconics hanya sekedar menjadi filler dan tidak menaruh harapan apa-apa kepada mereka. Namun dengan berhasil memanfaatkan peluang yang ada, Billie Kay dan Peyton Royce. Selama beberapa minggu terakhir keduanya sudah menunjukkan kalau mereka memiliki kemampuan baik di ring maupun di mic.
Dengan gelar juara "WWE Women Tag Team Championship" berada di tangan mereka, ini artinya WWE menunjukkan kalau mereka mendengarkan para fans dan bersedia memberikan kesempatan bagi mereka yang pantas, ketimbang memberikan push besar-besaran kepada pegulat yang bahkan skill nya di bawah rata-rata. Dengan gimmick menarik yang dimiliki Iiconics, pastinya fans menjadi penasaran, kira-kira feud seperti apa yang akan dimiliki keduanya nanti.
2. Seth Rollins Mengalahkan Brock Lesnar Untuk Gelar "WWE Universal Championship"

Seth Rollins menjadi WWE Universal Champion via Prowrestling.com
Doa para fans WWE akhirnya terkabul; Seth Rollins mengalahkan Brock Lesnar dan berhasil merebut gelar juara "WWE Universal Championship". Terlepas dari cara curang yang digunakan Rollins untuk mengalahkan "The Beast", sudah sepantasnya sabuk juara berpindah tangan, dan Rollins adalah kandidat yang tepat.
Berada di tangan Lesnar, sabuk WWE Universal Champion kehilangan makna sebagai gelar utama dari brand RAW. Lesnar adalah seorang part-timer, dan hanya muncul sesekali di RAW. Akibatnya tim kreatif WWE kesulitan untuk menciptakan plot menarik untuk gelar tersebut, dan menciptakan ajang kompetitif yang tidak bergairah. Itulah alasan mengapa mantan juara seperti Finn Balor harus turun kasta ke ajang "Intercontinental Championship".
Tapi dengan berada di tangan Rollins, sabuk juara itu akan terus muncul di setiap minggunya. Ini juga dapat digunakan oleh para tim kreatif WWE untuk memanfaatkan pegulat-pegulat hebat yang mereka miliki dan menciptakan feud menarik untuk Rollins dan gelar Universal Champion. Sudah saatnya WWE move on dari Brock Lesnar, dan sudah saatnya pula bagi gelar WWE Universal Champion kembali sebagai kasta tertinggi di brand RAW.
3. "The Demon" Finn Balor Muncul Dan Mengalahkan Bobby Lashley

"The Demon Finn Balor" menjadi juara Intercontinental via Comicbook.com
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kurangnya kompetisi di Universal Championship membuat Balor harus turun kasta ke gelar Intercontinental agar dapat terus eksis di WWE. Balor adalah salah satu pegulat muda terbaik dunia yang bakatnya perlahan meredup di WWE. Kehilangan Balor pastinya akan menjadi sebuah kerugian besar bagi WWE, karena itu kemenangannya atas Bobby Lashley di ajang Wrestlemania 35 kemarin menjadi momen yang sangat penting baik bagi Balor maupun WWE.
Terlebih lagi Balor menang sebagai "The Demon" Finn Balor, persona yang selama ini jarang ia tampilkan di WWE. Jelas sekali terlihat kalau Balor mulai kehilangan pesonanya di mata para fans WWE. Tim kreatif WWE pasti merasa kalau pergantian image ini akan kembali meningkatkan pamor Balor. Demon Balor adalah persona yang jarang sekali muncul, karena itu fans masih belum bisa mengira-ngira plot seperti apa yang nantinya dapat diberikan oleh WWE untuk Balor, terlebih lagi dengan statusnya sebagai juara Intercontinental.
Prediksinya adalah Balor akan memanfaatkan momentum ini dan tetap membawa Demon Balor sampai dia kembali ke kompetisi Universal Championship. Balor adalah pegulat yang ditakdirkan untuk bertanding di kasta tertinggi, jadi fans pasti juga sudah tahu kalau hanya tinggal masalah waktu saja sebelum dia kembali bersaing untuk gelar WWE Universal Champion. Pertanyaannya, sampai kapan Demon Balor akan terus muncul, dan plot seperti apa yang nanti akan dimilikinya?
4. Zack Ryder Dan Curt Hawkins Menjadi Juara "RAW Tag Team Championship"

Zack Ryder & Curt Hawkins menjadi juara RAW Tag Team Championship via Wrestlingworld.com
Karena pertandingan ini terjadi di Kick-Off, wajar jika fans tidak terlalu menaruh perhatian terhadap pertandingan antara Zack Ryder & Curt Hawkins melawan Scott Dawson & Dash Wilder. Tapi pertandingan antara kedua tim ini mungkin menjadi momen palilng mengharukan kedua di Wrestlemania 35.
Sejak kembali ke WWE, Curt Hawkins hanya muncul sebagai jobber yang selalu kalah demi menaikkan pamor dari pegulat lain. Bahkan Hawkins mencetak rekor kekalahan beruntun terbanyak sepanjang sejarah, yaitu dengan 269 kali kekalahan berturut-turut. Kemenangannya kali ini tidak hanya mematahkan rekor tersebut, tapi juga menempatkan Zack Ryder dan Curt Hawkins sebagai salah satu "elit" WWE. Ryder dan Hawkins memang sudah sepantasnya menikmati masa-masa sebagai juara, dan fans yang tahu dengan perjalanan mereka pasti setuju dengan ini.
5. Kemenangan Becky Lynch Atas Ronda Rousey Dan Charlotte

Becky Lynch, juara Unified Women's Championship pertama WWE via Prowretsling.com
Becky Lynch, Ronda Rousey, dan Charlotte Flair mencetak sejarah dengan menjadi pegulat wanita pertama yang tampil sebagai main event di Wrestlemania. Above that, Lynch bahkan berhasil keluar sebagai pemenang, dan menjadi pegulat wanita pertama yang menyandang gelar "Smackdown Women Championship" dan "RAW Women Championship" di saat yang bersamaan.
Kemenangan Lynch tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi dunia gulat wanita, tapi juga menjadi sebuah momen revolusioner yang menunjukkan kalau pegulat wanita memiliki tempat yang sebanding dengan pegulat pria. Sekarang masalahnya bagaimana cara Lynch mempertahankan kedua gelar yang berbeda itu?
Banyak yang membandingkan kalau storyline yang dimiliki Lynch saat ini mirip dengan Stone Cold Steve Austin di masa Attitude Era. Jika benar demikian, maka "The Authority" pasti akan kembali menjadi figur dominan yang akan mengerahkan segala cara untuk menjatuhkan Lynch. Sengketa dengan The Authority selalu menjadi sorotan utama di WWE, jadi melalui kemenangannya kali ini Lynch akan menjadi "poster girl" dari WWE. Mungkinkah Lynch nanti juga akan menjadi cover dari game WWE2K20?
6. Kofi Kingston Mengalahkan Daniel Bryan Dan Menjadi Juara "WWE Championship"

Kofi Kingston keluar sebagai juara WWE Championship via Prowrestling.com
Ingat bagaimana kemenangan Zack Ryder dan Curt Hawkins menjadi momen paling mengharukan kedua di Wrestlemania 35? Inilah dia momen paling mengharukan dari pentas gulat terbesar itu; Kofi Kingston berhasil mengalahkan Daniel Bryan dan menjadi pegulat Afrika pertama yang menyandang gelar WWE Champion.
Persaingan antara Kingston dan Bryan hanya baru berlangsung selama beberapa minggu, tapi feud tersebut dengan cepat mendapat sorotan dari para fans WWE di seluruh dunia. Kingston, seorang underdog, harus melalui berbagai siasat licik yang diberikan oleh Bryan dan sang CEO, Vince McMahon. Dan ketika dia akhirnya berdiri di panggung Wrestlemania, Kingston memberikan performa yang menunjukkan mengapa dia layak untuk menyandang gelar juara bergengsi itu.
Kofi becomes the first legitimate black WWE Champion ?? @mymixtapezapp pic.twitter.com/wt8Fr9Dhb9
— My Mixtapez (@mymixtapez) April 8, 2019
Kingston memang bukan tipikal pegulat yang diidolakan McMahon untuk menjadi bintang utama WWE, tapi dengan hype dan dukungan yang diberikan fans WWE kepada Kingston, anggota New Day itu akan tetap menjadi juara WWE Championship untuk waktu yang cukup lama. WWE kini harus berhati-hati dalam menciptakan storyline untuk Kingston, karena image perusahaan akan jadi taruhannya.
Terlalu cepat mengakhiri era Kingston akan menunjukkan kalau WWE adalah perusahaan "white supremacist" yang masih menjunjung tinggi stereotype pegulat putih yang kekar. Tim kreatif pastinya juga menyadari kalau mereka memiliki opsi yang terbatas dengan Kingston sebagai juaranya. Tapi jika WWE bisa memanfaatkan momentum Kingston dengan baik, ini tentunya akan membuka banyak sekali kemungkinan di masa depan yang dapat merubah struktur WWE secara keseluruhan.
