Avatar: The Last Airbender Hampir Mendapatkan Season Ke-4 Jika Bukan Gara-Gara Hal Ini
![]()
Avatar: The Last Airbender ternyata sempat akan diproduksi hingga season ke-4 via IGN
Sumber.com - Pasti kawan Sumber sudah tidak asing dengan serial Avatar: The Last Airbender bukan? Serial animasi ini bercerita tentang Aang, pengendali udara terakhir yang juga merupakan reinkarnasi dari Avatar, simbol yang menjaga perdamaian dan keutuhan dari empat negara pengendali elemen.
Serial ini tayang perdana pada tahun 2005 dan berakhir di tahun 2008. Selama tiga tahun penayangannnya, serial ini berhasil memperoleh kesuksesan yang cukup signifikan. Avatar: The Last Airbender memiliki banyak sekali fans yang bahkan membuat penciptanya Michael Dante DiMartino dan Bryan Konietzko memproduksi sekuel The Legend of Korra. Tapi apa kawan Sumber tahu kalau The Last Airbender hampir mendapatkan season ke-4 nya?
Avatar: The Last Airbender Might Have Had a Season 4, If Not for the Movie https://t.co/Jhe28xGObf pic.twitter.com/9vB0xBytzY
— Comic Book Resources (@CBR) April 3, 2019
Cerita Aang berakhir setelah dia berhasil mengalahkan sang raja api Ozai dan mengembalikan perdamaian dan keseimbangan antara keempat negara. Namun ternyata DiMartino dan Konietzko sudah berencana untuk memproduksi season ke-4 dari serial tersebut. Dilansir dari Screenrant, popularitas yang diperoleh The Last Airbender membuat mereka terdorong untuk membuat kisah lanjutannya. Tapi sayang karena satu hal, mereka terpaksa mengurungkan niat tersebut.
Adapun yang membuat DiMartino dan Konietzko membatalkan rencana itu adalah M. Night Shyamalan dan film live-action The Last Airbender. Aaron Ehasz, mantan penulis untuk serial Avatar: The Last Airbender, mengatakan kalau cerita untuk season 4 akan berfokus pada Azula, adik Zuko yang menjadi antagonis utama di season kedua. Season 4 rencananya akan bercerita bagaimana Zuko membantu Azula menyadari kesalahan yang dia lakukan. Lengkapnya dapat kalian lihat di postingan Ehasz berikut ini.
Longer and far more complicated than Zuko's. She had not bottomed in the end of season 3, she had further to go. At the deepest moment in her own abyss she would have found: Zuko.
— aaron ehasz (@aaronehasz) April 1, 2019
That’s how she would have gotten out, and changed. With the faith and love of someone she had hurt, but who stuck by her anyway. Just as he had been saved by faith and love from someone he had hurt, but who stuck by him.
— aaron ehasz (@aaronehasz) April 1, 2019
And I always imagined that after coming out the other side, she would be one of those people who hilariously over-shares her own feelings all the time, and that she would be a bit over-apologetic. Like a Canadian version of Azula.
— aaron ehasz (@aaronehasz) April 1, 2019
Membaca ini, mungkin banyak fans Avatar yang akan melampiaskan kekesalan mereka kepada DiMartino, Konietzko, dan Shyamalan. Film live-action The Last Airbender menuai banyak respon negatif karena gagal merepresentasikan cerita dan karakter dari serial aslinya. Mengorbankan season 4 yang penuh dengan potensi menarik demi film yang gagal mungkin menjadi salah satu keputusan terburuk yang pernah diambil oleh DiMartino dan Konietzko.
I cant remotely explain to you how angry i just got reading this.
— Ezra?? (@PhillyBeardBul) April 4, 2019
We missed out on another season because of that trash movie?! https://t.co/D2O5MRUvcs
Pastinya para fans akan lebih memilih untuk menonton season ke-4 ketimbang film live-actionnya. Tapi untuk kawan Sumber yang masih ingin tahu kelanjutan dari kisah Aang dan kawan-kawan, dapat kalian saksikan di novel grafis yang dirilis oleh Dark Horse Comics. Selain itu, Netflix saat ini juga memproduksi serial live-action The Last Airbender, dan Ehasz meneruskan perannya sebagai penulis untuk serial baru itu. Jadi ada harapan kalau kita masih bisa melihat kisah tentang Azula di serial live-actionnya kelak, andai kata serialnya dapat bertahan cukup lama.
