Lempar Jaket ke Unai Emery, Bentuk Pemberontakan Mesut Ozil untuk Menuju Pintu Keluar Arsenal?

Lempar Jaket ke Unai Emery, Bentuk Pemberontakan Mesut Ozil untuk Menuju Pintu Keluar Arsenal?

405f5bb85caa44234454d866a783e85f

Mesut Ozil lempar jaket ke Unai Emery via sportbible.com

 

Sumber.com - Gelandang serang andalan Arsenal, Mesut Ozil, telah melemparkan jaket yang seharusnya ia gunakan ke arah sang pelatih (Unai Emery). Insiden ini terjadi dan sempat terekam kamera pertandingan ketika pertandingan telah berusia 83 menit, tepatnya pada saat Skhodran Mustafi yang melanggar pemain Everton, Dominic Calvert-Lewin. 

 

 

Seperti laporan Metro UK, sebuah protes keras telah dilakukan oleh pelatih Everton, Marco Silva dengan asisten pelatihnya yang melancarkan protes kepada wasit keempat di pertandingan tersebut. Silva bersama asistennya meminta agar Mustafi bisa diusir keluar dari lapangan karena dianggap telah membahayakan keselamatan pemainnya dengan melakukan pelanggaran yang cukup keras.

 

Tak lama kemudian, pelatih Arsenal turut menghampiri wasit keempat dan mencoba untuk ikut memanaskan debat yang terjadi di sisi lapangan tersebut. Kehadiran Emery tentu saja untuk memberikan pembelaan terhadap wasit keempat dan beradu argumen kalau Mustafi memang tak pantas untuk diusir keluar dari lapangan. 

 

Namun, sesampainya Emery ke kerumunan pihak yang sedang berdebat, tiba-tiba saja sebuah jaket berwarna hitam melayang ke arah pelatih kepala Arsenal tersebut yang berasal dari bangku cadangan pemain The Gunners. Rupanya lemparan jaket tersebut berasal dari Mesut Ozil yang telah berada di bench pemain. 

 

 

Pemain asal Jerman berdarah Turki ini sepertinya sedang merasa geram sekaligus kecewa karena harus diganti oleh pemain Arsenal lainnya. Seperti yang kita tahu, kalau Emery memutuskan untuk menarik keluar Ozil ketika pertandingan masih tersisa 16 menit lagi. Sang pelatih jelas menilai kalau performa Ozil dalam laga tersebut tidak cukup terlalu baik dan membuatnya memilih untuk menarik dan menggantikan dengan pemain lainnya, terlebih saat itu Arsenal juga tengah dalam kondisi tertinggal.

 

Masa depan Ozil bersama Arsenal memang dalam beberapa bulan terakhir ini tengah tidak menentu, apalagi semenjak kedatangan pelatih baru di kursi kepelatihan Arsenal, sang pemain jarang mendapatkan kesempatan bermain baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Hubungan keduanya juga kerapkali dilaporkan tidak terlalu baik. Banyak pihak yang mengklaim apa yang telah dilakukan Ozil di laga Senin (8/4) dini hari WIB merupakan bentuk protes serta pemberontakan bahwa dirinya sudah tidak betah lagi bermain di Emirates Stadium.

 

Kekalahan Arsenal dari Everton ini juga semakin membuat peluang mereka untuk bisa finis di urutan empat besar semakin terancam. Pasalnya, Chelsea yang baru akan bertanding pada Selasa (9/4) dini hari nanti berpeluang menyalip perolehan poin sekaligus mengkudeta posisi Arsenal di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris, jika The Blues berhasil memenangkan pertandingan atas West Ham United.