Tukar Nasib Dua Dekade Tim Asal Kota Manchester

Tukar Nasib Dua Dekade Tim Asal Kota Manchester

Manchester Derby Man City vs Man United Live Streaming Online 784x441

Manchester City dan Manchester United via latestly.com

 

Sumber.com - Dua dekade lalu, tepatnya dibulan April, klub asal kota Manchester, Inggris, yakni Manchester United saat itu berhasil melangkahkan kaki mereka ke partai puncak ajang FA Cup usai berhasil membungkam perlawanan Arsenal di partai ulangan semifinal FA Cup 1998/99.

 

Pada musim itu, Manchester United juga tengah bersaing ketat dengan Liverpool dalam perburuan gelar juara Liga Inggris di musim yang sama. Kedua klub raksasa asal negeri Ratu Elizabeth ini sama-sama bersaing ketat untuk bisa meraih titel juara di kompetisi domestik mereka.

 

Para penggemar dari klub berjuluk The Red Devils di musim itu memiliki mimpi serta impian agar bisa melihat tim idola mereka dapat meraih treble winners. Maklum saja, selain memiliki peluang juara di ajang FA Cup serta kompetisi domestik. Manchester United juga saat itu masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara di ajang Champions League.

 

Dan benar saja impian yang dirasakan tidak mungkin terjadi oleh sebagian besar pihak, ternyata hal tersebut bukanlah isapan jempol semata. Manchester United sukses meraih treble winner berkat tiga kompetisi yang berhasil ia taklukkan di musim tersebut. Siapa yang tidak takut akan skuat United saat itu yang masih dihuni oleh kiper Peter Schmeichel, Gary Neville, Denis Irwin serta penyerang tajam Dwight Yorke.

 

 

Skuat asuhan Sir Alex Ferguson berhasil menjuarai ajang FA Cup setelah sukses menaklukkan Newcastle United dengan kedudukan akhir dua gol tanpa balas. keberhasilan Manchester United dalam menjuarai FA Cup telah menjadikan gelar FA Cup mereka saat itu menyentuh angka 10, tak hanya itu, United juga mampu merebut gelar dari juara bertahan, Arsenal.

 

Setelah melewati dua dekade, Manchester City seolah telah bertukar nasib dengan rival sekota mereka yaitu Manchester City. The Cityzens yang pada masa kejayaan Manchester United pada dua dekade silam bukanlah siapa-siapa dan apa-apa. City saat itu masih bermain di kompetisi kasta ketiga atau yang kini disebut dengan League One. Jangankan bermimpi untuk meraih treble winners, bermimpi untuk promosi ke Liga Utama Inggris saja masih sulit diwujudkan oleh klub favorit mereka.

 

Akan tetapi, apa yang terjadi dengan kenyataan saat ini, tim yang ditangani oleh Pep Guardiola telah jadi tempat berkumpulnya para pemain top Eropa bahkan dunia. Manchester City yang sekarang tidak seperti dahulu kala. Kini mereka tengah menatap quadruple winner Atau meraih gelar juara sebanyak empat yang diraih dalam satu musim.

 

 

Seperti yang telah kita ketahui, setelah mereka berhasil menjuarai Piala Liga usai mengalahkan Chelsea di partai final, City juga masih memiliki tiga turnamen yang masih mereka mainkan. Di depan mata, Kevin de Bruyne dan kolega bisa saja meraih gelar keduanya, andai di final FA Cup nanti, City sukses menaklukkan perlawanan Watford.

 

Selain itu di ajang Champions League, mereka juga masih diandalkan ketimbang tim lawan (Tottenham Hotspur). Dalam undian perempat final Champions League kemarin, City telah dipastikan akan berjumpa dengan klub yang sama-sama berasal dari Inggris. Publik dunia lebih memfavoritkan Si Biru Muda ketimbang Spurs agar bisa melaju ke babak berikutnya di kompetisi nomor 1 benua Eropa tersebut.

 

Sementara itu, di kompetisi domestik, The Cityzens juga tengah berjuang mati-matian dan saling kejar-kejaran dalam urusan perolehan poin dengan The Reds Liverpool. Persaingan ketat kedua tim ini kembali mengingat memori akan momen di dua dekade silam, ketika Manchester United harus bersaing ketat dengan Liverpool untuk menjuarai Liga Utama Inggris. Di akhir musim, United sukses keluar sebagai juara sekaligus mengunci gelar kelima (Premier League) dan gelar ke-12 (secara total kompetisi kasta tertinggi sepakbola Inggris).