6 Kisah Comeback Luar Biasa Liga Champions yang Dibilang Sebuah Keajaiban, Liverpool Lakukan 2 Kali

6 Kisah Comeback Luar Biasa Liga Champions yang Dibilang Sebuah Keajaiban, Liverpool Lakukan 2 Kali

Liverpool 2005

 

Kemenangan Liverpool atas Milan saat Final Liga Champions di Istambul 2005 via twitter

 

Sumber.com - Tidak ada yang tidak mungkin dalam 90 menit pertandingan sepakbola terjadi sebuah keajaiban. Ketika tim sudah divonis tidak akan menang, keajaiban itu pun datang melalui momen-momen dramatis. Itulah yang tersaji dalam setidaknya 6 partai babak knockout mulai perempat final hingga final Liga Champions dalam 2 dasawarsa terakhir. Berikut tim redaksi sumber sajikan laga-laga dramatis tersebut

 

6. Deportivo La Coruna vs AC Milan (perempat final)

 

 

Milan datang dengan ke kandang La Coruna, Stadion Riazor dengan kemenangan 4-1 di San Siro. Tidak ada yang meragukan Milan saat itu sedang dalam masa-masa kejayaannya. Meraih juara Liga Champions 2003/2004 dan juara Liga Italia jadi bukti Milan sulit ditaklukkan ketika itu. Namun La Coruna berhasil menang 4-0 lewat gol Walter Pandiani, Juan Valeron, Albert Luque dan Fran Gonzales yang membuat Milan tersingkir di perempat final meski mereka kemudian lolos kembali ke final setahun berikutnya ke Istambul.

 

5. AS Roma vs Barcelona (perempat final)

 

AS Roma berhasil menjadi salah satu tim Italia yang melakukan keajaiban dan dilakukan musim lalu. Ketik itu mereka kalah 4-1 melawan Barcelona di Nou Camp. Namun di Olimpico mereka berhasil menaklukan Barcelona dengan skor 3-0. Salah satunya adalah berkat penyelamatan-penyelamatan gemilang Allison Becker yang saat ini bermain untuk Liverpool. 

 

4. Barcelona vs PSG (perempat final)

 

 

Barcelona ketika itu sudah kalah 4-0 di kandang PSG dan PSG pun pede untuk tampil di Nou Camp berkat keunggulan tersebut. Belum pernah ada tim yang lolos setelah kalah 4-0 di babak knockout namun Barca melakukannya sebagai sebuah pengecualian.

 

Sempat galau ketika Cavani mampu mencetak gol menjadi 3-1 namun 3 gol dalam rentang waktu 7 menit mulai menit 88, 91 oleh Neymar dan terakhir melalui sontekan Sergi Roberto menit 95 menghancurkan harapan PSG ketika itu dan publik Spanyol menyebutkan kemenangan tersebut adalah sebuah keajaiban. 

 

3. Liverpool vs Barcelona (semifinal)

 

 

Liverpool berhasil mengulang pencapaian mereka di musim sebelumnya ke final Liga Champions setelah melakukan comeback gemilang di semifinal leg 2 di Anfield melawan Barcelona. Barca kembali menjadi pecundang untuk 2 musim beruntun setelah mereka kalah telak 4-0 tanpa bisa membalas satu gol pun di kandang Liverpool.

 

Lagi-lagi Allison Becker menjadi aktor man of the match dibalik kegagalan Messi dkk menyarangkan bola ke gawang Liverpool. Liverpool pun unggul aggregat 4-3. Liverpool jadi tim pertama yang melakukan comeback ini disemifinal setelah kalah 0-3 di leg 1.

 

2. AC Milan vs Liverpool (final)

 

 

Dua musim berturut-turut Milan gagal dengan cara tragis. Setelah musim sebelumnya kalah dari La Coruna di perempat final di 2005 mereka kalah dramatis dari Liverpool justru di final. Unggul 3-0 dibabak pertama melalui Maldini dan 2 gol Crespo, Liverpool membalikkan 3 gol melalui Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan penalti Xabi Alonso. Milan pun gagal di babak adu penalti setelah Jerzy Dudek mematahkan tendangan Sheva yang pada 2003 justru jadi penentu di final Liga Champions melawan Juventus.

 

1. Manchester United vs Bayern Muenchen (final)

 

 

Memori 20 tahun lalu masih teringang diingatan generasi 90an ketika menit-menit injury time yang berlangsung singkat justru jadi saksi kemenangan Manchester United yang ditangani Sir Alex atas Bayern Muenchen. Bayern yang unggul sepanjang laga lewat 1 gol Mario Basler, harus kehilangan gelar di depan mata setelah 2 sepak pojok United berhasil dimanfaatkan sempurna oleh 2 supersub mereka Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjear. Partai ini pun menjadi partai final paling dramatis dan sulit dilupakan. 

 

Kawan Sumber punya laga lainnya diluar keenam laga ini?