Cetak Gol di Menit Terakhir, Pemain Venezuela Ini Buat Tim yang Dilatih Sang Ayah Menderita

Gianluca Maldonado menangis setelah mencetak gol ke gawang Puerto Cabello via twitter
Sumber.com - Sebuah drama yang berakhir dengan harus menguras air mata harus terjadi di persepakbolaan Venezuela. Keluarga dan sepakbola harus saling berbenturan di negara bagian Amerika Selatan ini setelah Gianluca Maldonado harus mencetak gol di menit terakhir dan membuat tim lawan yang notabene dilatih oleh ayahnya harus kehilangan tempat di zona play-off untuk bisa bersaing memperebutkan gelar juara kompetisi domestik musim ini.
Kompetisi Venezuelan Primer Division baru saja memainkan pertandingan terakhir mereka untuk bisa menentukan delapan tim teratas yang layak untuk kembali bersaing di zona play-off untuk menentukan siapa tim yang akan keluar sebagai juara di musim ini. Kemenangan Puerto Cabello harus sirna dengan begitu saja ketika Gianluca Maldonado yang membela Deportivo Tachira harus menggagalkan kemenangan Puerto Cabello yang sudah ada di depan mata.
A história do futebol foi escrita na Venezuela.
— O Bom Do Futebol (@OBomDoFutebol) May 21, 2019
Giancarlo Maldonado (Táchira), nos acréscimos, marca o empate contra a Academia Pto Cabello, e o elimina da liga. Maldonado não celebra e chora.
Acabou de eliminar a equipe dirigida por seu pai, Carlos Maldonado. pic.twitter.com/AKzN3FsKH7
Antes de dormir...
— Raúl Orvañanos (@RaulOrvananos) May 21, 2019
Qué les parece este golazo de Giancarlo Maldonado, viejo conocido del fútbol mexicano...
pic.twitter.com/KKWNVfDhMF
Sebuah tendangan melengkung di detik-detik akhir jelang bubaran pertandingan babak kedua berhasil membobol gawang tim tuan rumah Puerto Cabello. Meskipun gol tersebut dicetak dengan cara yang tak biasa, dan seharusnya dirayakan dengan suasana gembira. Gianluca justru harus tak kuasa menahan air matanya dan menutupi wajahnya dengan jersey yang ia gunakan.
??¡El ex seleccionado de ??, Giancarlo Maldonado, se puso a llorar porque metió el gol que terminó eliminando al equipo que dirige su padre! ?⚽ pic.twitter.com/rjB05n8JXh
— Carlos Alberto Navarro (@tutigrilloperu) May 21, 2019
Sportbible melaporkan kalau setelah berhasil mencetak gol, ia baru menyadarai kalau gol yang baru saja ia ciptakan ke gawang Puerto Cabello telah membuat tim yang dilatih oleh sang ayah (Carlos Maldonado) harus kehilangan tempat di babak play-off kompetisi domestik Venezuela. Ia tampak seperti berada dalam situasi yang serba salah antara harus merayakan gol tersebut atau menangisinya.
Sebagai informasi tambahan, Venezuelan Primera Division menerapkan format kompetisi yang cukup berbeda dengan kompetisi-kompetisi sepakbola kebanyakan. Setelah seluruh klub saling berjumpa dalam satu musim kompetisi dan mengarungi 19 pertandingan. Mereka kembali mengambil delapan klub yang menempati posisi teratas yang untuk menjalani babak play-off yang akan digelar dua leg sebelum akhirnya berhasil menemukan dua tim yang berhasil melaju ke final dan menjuarai kompetisi ini.
Andai Puerto Cabello berhasil memenangkan pertandingan tersebut, mereka berpeluang untuk lolos ke babak play-off dan membuka peluang untuk bisa menjuarai kompetisi domestik. Namun impian pelatih Carlos Maldonado untuk membawa timnya meraih gelar juara di musim ini harus dipupus oleh putranya sendiri.
