Meski Jadi Tersangka Korupsi 'Serangan Fajar', 11.304 Orang Berharap Bowo Sidik Jadi Wakil Rakyat

Meski Jadi Tersangka Korupsi 'Serangan Fajar', 11.304 Orang Berharap Bowo Sidik Jadi Wakil Rakyat

830131 720

Foto: Tempo

 

Sumber.com - Politisi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso masih bisa meraup 11.304 suara dalam Pemilu Legislatif 2019 di Daerah Pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara. Padahal, Bowo saat ini tengah berstatus sebagai tersangka dalam kasus Amplop Serangan Fajar. 

 

Di Dapil 2 Jawa Tengah, Bowo mendapatkan urutan ketiga suara terbanyak dari total 7 caleg Golkar. Dari hasil rekapitulasi tingkat Provinsi, diketahui Bowo mendapatkan total 11.304 suara dengan rincian Kabupaten Kudus 2.563 suara, Kabupaten Jepara 4.118 suara dan Kabupaten Demak 4.623 suara. Dia di urutan ketiga setelah Nusron Wahid dan Danny Soedarsono. 



Sedangkan suara partai Golkar di dapil tersebut mendapatkan 30.834 suara. Untuk suara tertinggi dipegang oleh Nusron Wahid dengan total 122.571 suara diikuti Danny sebanyak 16.735 suara.

 

Bowo Sidik ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap terkait upaya membantu PT HTK sebagai penyedia kapal pengangkut distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog). KPK menduga ada 7 kali pemberian suap dari Asty untuk Bowo, termasuk uang Rp 89,4 juta yang diterima Bowo melalui Indung saat OTT.

 

Sementara itu, disampaikan KPK bahwa 6 penerimaan sebelumnya sebesar Rp 221 juta dan USD 85.130 atau sekitar Rp1,5 miliar.

Bowo yang anggota Komisi VI DPR ini juga diduga menerima gratifikasi Rp 6,5 miliar dari pihak lain. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterimanya berjumlah Rp 1,6 miliar dari PT HTK dan Rp 6,5 miliar dari pihak lainnya alias Rp 8 miliar. Uang tersebut kemudian ditemukan dalam 400 ribu amplop yang diduga akan digunakan untuk serangan fajar saat Pemilu 2019.