Micin Bikin Otak Lemot, Benarkah?

Ilustrasi Via Blogger
Sumber.com - Rasa adalah apa yang dicari dari sebuah masakan tertentu. Ibu-ibu yang jago masak sudah pasti membumbui masakannya dengan berbagai aneka bumbu, termasuk penyedap rasa. Untuk menghasilkan makanan yang lezat, maka faktor utamanya adalah bumbu yang digunakan.
Salah satu bumbu yang dipercayai mampu membuat masakan terasa lezat adalah micin. Sayangya, banyak orang yang percaya bahwa micin bisa membuat kinerja otak menurun. Benarkah begitu?
Melansir dari health.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sebenarnya telah mengategorikan MSG sebagai makanan yang aman. Namun tidak ada yang benar-benar pasti di dunia sains. Penelitian soal micin pun terus dilakukan untuk benar-benar memastikan keamanannya.
Penyedap rasa atau yang lebih akrab dengan sebutan micin memiliki kandungan monosodium glutamat yang terdiri dari air, natrium, dan glutamat. Glutamat yang juga terkandung dalam susu, keju, daging, ikan, dan beberapa sayuran adalah zat penting yang dapat mengubah rasa makanan jadi lebih nikmat.
Meski begitu, monosodium glutamat yang dikandung oleh micin bisa mengganggu kerja neuron, salah satu sel yang ada pada otak. Beberapa pakar kesehatan tidak melarang penggunaan micin pada makanan. Hanya saja, disarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakannya.
Lepas dari efek yang ditimbulkan oleh micin, pasalnya bagi beberapa penderita penyakit tertentu micin memang bisa berakibat memperlambat kerja otak. Lantaran hal tersebut, maka pakar kesehatan menyarankan untuk mengganti fungsi micin pada masakan dengan berbagai jenis rempah-rempah yang dinilai lebih sehat dan mengandung banyak manfaat.
