Saat Takbir Neno Warisman Berkumandang Di Depan Gedung Bawaslu

Saat Takbir Neno Warisman Berkumandang Di Depan Gedung Bawaslu

sang alang dan neno warisman memimpin massa menyanyikan lagu 2019 ganti presiden

Foto: Tribunnews

 

Sumber.com - Massa menggeruduk Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyuarakan dugaan kecurangan pemilu. Diantara massa terlihat Neno Warisman yang berorasi. Dia berada ditengah kerumunan emak-emak yang ikut serta dalam demonstrasi. 

 

Neno mengajak massa untuk melakukan aksi dengan baik dan berjuang hingga menginap.

 

"Pak aparat memberi kawat duri, kita berikan bunga-bunga yang ada untuk bapak-bapak aparat. Wahai Emak-emak semuanya, Ibu-ibu, siap berjuang di sini? Emak-emak siap menginap?" tanya Neno kepada massa dari atas mobil komando di depan gedung Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

 

Namun Neno mengatakan bahwa jika akan menginap, emak-emak harus meminta ijin dulu kepada suami. Neno mengatakan bahwa para polwan pun memiliki suami yang ikut mendoakan, sepertihalnya para polisi yang didoakan istri-istrinya. Neno menghimbau bahwa yang dibutuhkan adalah jawaban dari ketakadilan yang dirasakan.

 

"Para polwan yang memiliki suami yang selalu mendoakan, para pak polisi yang selalu didoakan istrinya yang solehah. Tolong ingat, masa depan anak-anak kita, emak-emak, jangan sentuh dengan senjatamu. Karena yang kami inginkan hanyalah jawaban dari ketidakadilan dari yang kami rasakan, betul?" sambungnya

 

Lebih lanjut Neno meminta emak-emak untuk tetap berada disana jika masih dibutuhkan, bahkan untuk beberapa hari ke depan. Menurut dia, emak-emak mewakili hati anak bangsa yang suaranya hanya ingin didengarkan.

 

"Saya Bunda Neno Warisman, saya minta kepada emak semuanya. Mak sayang semua, kita akan tetap ada di sini, besok pun kita ada di sini, lusa pun kita ada di sini, bahkan jika keadilan itu tidak didengar, kita tetap akan di sini. Emak-emak semuanya mewakili hati yang perih dari anak bangsa ini kita tidak hendak membuat makar, betul? Betul... kita hanya menginginkan didengar." tegas dia.

 

Kemudian, takbir pun berkumandang di orasi tersebut,

 

"Allahu akbar!" pekik Neno.