Soal Legal atau Tidaknya Sepak Pojok Trent Alexander-Arnold, Berikut Penjelasannya

Soal Legal atau Tidaknya Sepak Pojok Trent Alexander-Arnold, Berikut Penjelasannya

1557296328 289473 1557296528 noticia normal

Trent Alexander-Arnold ketika melakukan eksekusi sepak pojok via en.as.com

 

Sumber.com - Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions yang mempertemukan Liverpool kontra Barcelona memang telah berakhir. Laga itu sendiri berhasil dimenangkan oleh The Reds Liverpool dengan skor 4-0 yang sekaligus sukses membawa mereka melaju ke final Liga Champions di musim ini. 

 

Keberhasilan anak asuh Jurgen Klopp ke partai puncak Liga Champions ini berhasil ditentukan oleh gol keempat yang dicetak oleh Divock Origi pada menit ke-79. Namun dibalik gol brilian dari pemain muda Liverpool ini terdapat peran yang begitu vital dari pemain muda Liverpool lainnya yakni Trent Alexander-Arnold. 

 

Ya, Origi berhasil mencetak gol ke gawang Barcelona usai memanfaatkan umpan brilian yang dikirimkan oleh Alexander-Arnold yang berawal dari sepak pojok. Akan tetapi, sebagian besar para penggemar Barcelona justru mempermasalahkan sepak pojok yang dilakukan oleh Alexander Arnold. Mereka mengklaim sepak pojok yang dilakukan oleh pemain muda milik Liverpool ini tidak legal dan tak sesuai dengan aturan dalam sepakbola. 

 

 

Sebelum melepaskan umpan dari tendangan penjuru, Arnold memang terlihat sempat bertukar posisi dengan pemain Liverpool lainnya yakni Xherdan Shaqiri. Para pemain bertahan Barcelona yang mengetahui kalau Shaqiri tak jadi mengirimkan umpan dari sepak pojok itu langsung mengatur kembali posisi mereka untuk bisa mengantisipasi arah datangnya bola. Akan tetapi, situasi tersebut ternyata langsung dimanfaatkan oleh Alexander-Arnold dengan mengirimkan umpan ke arah Origi yang tanpa pengawalan. 

 

 

Lantas apakah benar sepak pojok yang dilakukan oleh Alexander-Arnold ilegal? Berikut penjelasannya

 

Melansir Goal.com, menurut aturan prosedur Laws of the Game berikut ini. Sepak pojok yang dilakukan oleh pemain Liverpool ini tidaklah ilegal dan justru dianggap sah. 

 

Law 17 Mengenai Prosedur Tendangan Penjuru

 

  • Bola harus ditempatkan pada area pojok paling dekat dengan titik di mana bola melewati garis lapangan.
  • Bola harus diam tidak bergerak dan ditendang oleh pemain yang menyerang.
  • Bola dalam permainan ketika ditendangan dan terlihat jelas bergerak; bola tidak perlu meninggalkan area pojok.
  • Bendera sudut tidak boleh dipindahkan.
  • Lawan harus tetap berada dalam jarak setidaknya 9,15 meter dari area pojok hingga bola dalam permainan kembali.

 

Sebagaimana penjelasan yang sudah dijabarkan di atas. Sama sekali tidak tertulis peraturan yang menyatakan bahwa pemain harus menunggu peluit maupun aba-aba dari wasit terlebih dahulu sebelum melakukan tendangan penjuru. Oleh karena itu, jawaban atas dugaan yang diarahkan oleh sebagian besar penggemar Barcelona telah terbantahkan, dan sepak pojok yang dilakukan oleh Trent Alexander-Arnold dinyatakan legal atau sah.

 

 

Tendangan sudut sendiri dianggap tidak sah/ilegal apabila penendang menyentuh bola dua kali (sebelum bola mengenai pemain lain), menyentuh dengan tangan atau menendang bola ke arah lawan dengan cara yang negatif, menggunakan tenaga berlebihan, agar mendapatkan bola lagi.

 

Di partai puncak Liga Champions musim ini, Liverpool akan berjumpa dengan klub yang sama-sama berasal dari Inggris, Tottenham Hotspur. Spurs berhasil menjajaki langkah mereka mencapai partai final usai membekuk Ajax Amsterdam dengan skor 2-3.