Tak Jadi Latih Barcelona, Xavi Hernandez Diberikan Kepercayaan Jadi Pelatih Al Sadd

Xavi Hernandez via mosaiquefm.net
Sumber.com - Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, secara resmi telah memastikan diri bahwa ia telah pensiun sebagai pesepakbola profesional di akhir musim ini. Pemain yang saat ini telah berusia 39 tahun itu mengakhiri karier sepakbolanya di Qatar bersama Al Sadd.
Setelah keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh sang pemain, publik menyangka bahwa Xavi akan kembali ke Spanyol dan menjadi bagian dari Barcelona, namun pada kenyataannya tidak. BBC melaporkan bahwa Xavi telah didaulat sebagai pelatih kepala oleh petinggi klub Al Sadd. Ya, usai memutuskan gantung sepatu dari lapangan hijau, Al Sadd tertarik memberikan proyek kepada mantan jenderal lapangan tengah Timnas Spanyol ini untuk menangani tim berjuluk Al Zaeem.
Barcelona legend Xavi takes his first steps into management ? pic.twitter.com/UyRxzpvrOr
— B/R Football (@brfootball) May 28, 2019
Xavi Hernandez pun tanpa harus berpikir panjang langsung menerima pinangan untuk menjadi pelatih kepala Al Sadd. Ia juga memutuskan untuk tetap menetap di Doha, kota yang sudah ia tinggali selama beberapa tahun terakhir. Xavi langsung menggantikan peran dari Jesuldo Ferreira yang berhasil membawa membawa klub yang dilatihnya di musim ini menjuarai Qatar Stars League.
? OFFICIAL: #Xavi Hernandez will take over as the head coach of #AlSadd from the beginning of the next season!#Qatar https://t.co/FvSOTLqyQp
— AlSadd S.C | نادي السد (@AlsaddSC) May 28, 2019
Klub asal Qatar telah memberikan kontrak berdurasi dua tahun kepada Xavi. Mereka tampaknya mengerti kalau eks pemainnya harus membutuhkan waktu untuk melakukan transisi dari pemain menjadi pelatih. Kendati begitu, Al Sadd tidak pernah meragukan kualitas dari seorang Xavi. Pasalnya, selama masih aktif menjadi salah satu penggawa mereka, Xavi juga sudah dianggap sebagai sosok pemimpin yang mampu memimpin para pasukannya. Tak ayal kalau ban kapten selalu diberikan kepada pemain terbaik di Euro 2008 ini.
Kendati begitu, Xavi memang memiliki impian besar yakni menukangi mantan klub yang pernah dibelanya, siapa lagi kalau bukan Barcelona. Namun sepertinya ia masih perlu menimba ilmu serta pengalaman bersama klub lain terlebih dahulu sebelum pada akhirnya benar-benar dipercaya untuk menangani Lionel Messi dan kawan-kawan.
Saat ini El Barca, juga memang diberitakan tengah mencari sosok pelatih baru calon pengganti Ernesto Valverde. Pelatih yang kontraknya telah diperpanjang ini dianggap telah gagal memenuhi ekspektasi dari para petinggi klub maupun suporter Barcelona, menyusul kegagalan tim asuhannya di Liga Champions serta gagal meraih trofi Copa del Rey usai ditaklukkan Valencia pada akhir pekan kemarin.
