Wow! Teknologi CCTV dari Cina Ini Bisa Awasi Orang Hingga Jarak 45 Kilometer

Ilustrasti via The Conversation
Sumber.com – Pemerintah Tiongkok kini memiliki teknologi kamera pengintai (CCTV) teramat canggih yang bisa mengawasi perilaku warganya dari jarak 45 kilometer. Tak hanya itu, saking canggihnya kamera tersebut bisa merekam aktivitas seseorang yang berada dalam kondisi yang penuh kabut.
Dilansir Techthelead, pada Selasa, 21 Mei 2019, Peneliti Zheng Ping-Li dan rekan-rekannya dari Universitas Sains dan Teknologi Cina, Shanghai, telah berhasil menemukan teknik yang memungkinkan Anda memotret subjek yang berjarak 28 mil jauhnya (45km).
“Teknik ini didasarkan pada rentang dan deteksi laser, atau lidar. Sehingga subjek yang diterangi sinar laser dapat menciptakan gambar dari cahaya yang dipantulkan,” tuturnya.
Kamera pengintai ini pun memanfaaatkan detektor foton dan algoritma untuk menciptakan gambar kualitas tinggi. Zheng Ping dan timnya menggunakan laser inframerah dengan panjang gelombang 1550 nanometer, kemudian mereka menambahkan tingkat pengulangan 100 kilohertz dan kekuatan 120 miliwatt.
Detail spesifik ini memungkinkan sistem kamera menjadi aman bagi mata dan membuatnya lebih mudah bagi tim untuk memfilter foton matahari. Lebih lanjut, kamera ini sama dengan pengaturan waktu dan teleskop astronomi dengan bukaan 280 milimeter yang dikirimkan dan diterima para peneliti melalui foton.
Mereka berhasil mengambil foton yang dipantulkan dari jarak yang berbeda untuk membangun gambar 3 dimensi (3D). Langkah terakhir yang dilakukan tim adalah mengembangkan algoritma yang dapat membuat satu gambar tunggal dari data yang diterimanya.
Dalam tes terakhir, para peneliti menempatkan kamera di lantai 20 sebuah bangunan di Pulau Chingming di Shangai dan mengarahkannya ke Gedung Penerbangan Sipil Pudong, sekitar 28 mil jauhnya. Berkat teknik baru, mereka berhasil membuat gambar dengan resolusi 60cm.
"Hasil ini menunjukkan kemampuan superior dari sistem foton tunggal inframerah dekat-inframerah untuk menyelesaikan target melalui kabut asap," kata mereka.
Meski begitu, tim tidak berencana untuk berhenti di sini - mereka melihat teknologi ini dapat diimplementasikan dalam penginderaan jarak jauh, pengawasan melalui udara dan pengenalan target. Mengingat bahwa perangkat ini seukuran kotak sepatu, itu relatif mudah untuk dibawa-bawa.
"Sistem kami layak untuk pencitraan pada beberapa ratus kilometer dengan menyempurnakan pengaturan,” ucapnya.
Baca juga: Netflix Akan Hadir di E3, Promosikan Game Stranger Things?
Baca juga: Bintang Smackdown Paige, Ingin Memerankan Karakter Video Game Ikonik Ini
