Fajar/Rian Masih Belum Bisa Temukan Cara Efektif untuk Menghabisi Lawan

Fajar/Rian Masih Belum Bisa Temukan Cara Efektif untuk Menghabisi Lawan

fajarrian 169

Muhammad Rian Ardianto, Herry IP dan Fajar Alfian (kanan) via indosport.com

 

Sumber.com - Performa salah satu ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto / Fajar Alfian, hingga detik ini dinilai masih belum bisa menampilkan permainan yang konsisten, meskipun secara permainan levelnya telah meningkat. Di klasemen BWF saat ini, duet Fajar/Rian menempati posisi keenam dalam nomor ganda putra, keduanya hanya berjarak sekitar 1000 poin saja dengan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanebe yang menempati posisi kelima. 

 

Penilaian yang menyatakan bahwa pasangan Fajar/Rian belum juga menampilkan permainan yang konsisten ini sendiri telah diungkapkan secara langsung oleh Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi. Bagi Herry, inkonsistensi yang dialami oleh anak didiknya terletak pada pola permainan. Hal tersebut juga yang seringkali membuat keduanya gagal menghabisi lawan-lawan yang dihadapinya, terutama pada saat poin-poin kritis.

 

 

Kritik tersebut diungkapkan oleh coach Herry IP lantaran keduanya secara mengejutkan harus tersingkir di babak pertama Australia Open 2019. Fajar/Rian saat itu ditaklukkan oleh wakil Korea Selatan, Choi SolGyu/Seo Seung Jae, dengan skor 21-17, 13-21, dan 19-21. 

 

"Sebenarnya kalau di latihan itu mereka tak ada masalah. Sekarang yang menentukan saat tengah menjalani pertandingan," ujar Herry IP seperti dilansir dari Suara.com.

 

"Kadang-kadang saya perhatikan, game pertama lawan-lawan itu susah menghadapi mereka. Nah di game kedua ini yang penjadi penentuan. (Jika pun kalah di game kedua) di game ketiganya permainan mereka kadang bisa balik lagi, tapi kadang tidak," lanjutnya.

 

Usai mengalami kekalahan yang mengejutkan di Australia Open 2019, Herry IP pun berharap agar anak asuhnya bisa sadar. Ia berharap agar pasangan ganda putra junior Indonesia itu bisa segera menemukan cara efektif, mengingat keduanya merupakan salah satu ganda putra yang difavoritkan bisa lolos dan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, selain Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

 

"Saya bilang, kalau mereka ingin lolos ya mereka yang tentukan. Saya hanya bisa bantu. Karena saya tak hanya memperhatikan Fajar/Rian, tapi Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan juga. Jadi sama kan, semua terbuka," tandas sang pelatih.

 

Duet Fajar/Rian akan kembali bertanding di turnamen Blibli Indonesia Open 2019 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Salah satu even bulutangkis terbesar di dunia ini akan dimulai pada 16 Juli dan akan berakhir pada 21 Juli 2019.