Kata Demokrat Ke Kader: Jangan Umbar Konflik Internal Ke Publik

Foto: Suara.com
Sumber.com - Sejumlah kader Senior Demokrat mempermasalahkan tiga tokoh Demokrat terkait sikap mereka yang dinilai bikin gaduh. Tiga kader tersebut adalah Andi Arief, Rachland Nashidik dan Ferdinand Hutahaean. Kader senior lantas membentuk Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD).
Mereka antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, Ahmad Yahya, Ishak dan beberapa tokoh lain. GMPPD menilai perlu ada pembenahan organisasi di tubuh partai melalui Kongres Luar Biasa pada September mendatang.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin angkat bicara. Menurutnya, Kader Demokrat mestinya tak mengumbar konflik internal ke publik.
"Seluruh kader diminta untuk tidak melakukan komunikasi publik dalam bentuk apapun terkait dengan konflik internal termasuk kegiatan jumpa pers yang mewakili partai di semua tingkatan," ucap Amir Jumat (14/6).
Amir menyebut bahwa Dewan Kehormatan akan memanggil kader yang membuat pernyataan yang membuat konflik internal terlihat di muka publik. Mereka nantinya akan dimintai keterangan dan masalah akan diselesaikan dengan peraturan internal yang berlaku.
"Dewan Kehormatan akan memanggil semua pihak yang memicu konflik yang ada untuk didengar keterangannya dan diselesaikan sesuai peraturan internal partai yang berlaku," sambungnya.
Lebih lanjut Amir menegaskan bahwa sebagai Ketua Dewan Kehormatan, dirinya memiliki wewenang untuk menginstruksikan hal tersebut. Dewan Kehormatan, lanjutnya, memiliki tugas, pokok dan fungsi untuk meminta dan mengingatkan seluruh kader.
Diketahui sebelumnya Max Supacua mengatakan bahwa sikap ketiga kader Demokrat yang kerap bikin gaduh itu justru akan mengganggu soliditas Demokrat itu sendiri. Konsekuensinya Demokrat akan mengalami pembusukan.
"Sehingga mengganggu soliditas, merusak kredibelitas dan integitas Partai Demokrat yang berdampak pada pembusukan partai," kata Max di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).
