Kepergok Plesiran, Setnov Kini Harus Selapas Dengan Napi Teroris

Foto: Merdeka
Sumber.com - Tersangka Korupsi e-KTP Setya Novanto kembali tertangkap basah plesiran di sebuah toko bangunan daerah Padalarang, Kabupaten Bandung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Setnov pergi ke sebuah tempat penjualan bahan bangunan di kawasan Padalarang pada Jumat siang. Dalam foto yang beredar di media sosial, Setnov tampak mengenakan kemeja lengan pendek, kepalanya memakai topi hitam dan wajahnya ditutup masker.
Dalam foto itu, Setnov tampak berbincang dengan seorang wanita berjilbab yang tengah menenteng tas berwarna merah.
Karena hal tersebut lapas Novanto dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Gunung Kidul. Alasan dipindah ke Gunung Kidul adalah disana memiliki pengamanan yang ekstra ketat. Disana, nantinya Novanto akan selapas dengan napi teroris.
"Malam ini Setya Novanto dipindah ke Lapas Gunung Sindur supaya pengamanannya super maksimum karena menurut saya ini perlu dilakukan. Di Laps Gunung Sindur pengamanan ekstra ketat, mayoritas warga binaan kasus terorisme," ujar Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberty Sitinjak di Lapas Sukamiskin Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jumat (14/6/2019) malam.
Liberty tak memungkiri pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur berkaitan dengan beredarnya foto Setnov bersama istrinya di toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat siang tadi.
Namun, dia membantah pemindahan terkait akumulasi dari kejadian-kejadian sebelumnya, seperti Setnov berada di rest area KM 97 dan di sebuah rumah makan padang dekat RSPAD Gatot Soebroto.
"Pemindahan murni karena kejadian hari ini. Itu yang mendasari keputusan saya malam ini," ujar dia.
Menurut Liberty, perlu mengambil tindakan tegas terhadap narapidana kasus korupsi E-KTP itu. Menurutnya, perbuatan Novanto pelesiran merupakan salah satu pelanggaran berat.
"Ini murni peristiwa hari ini yang mendasari saya mengambil keputusan malam ini juga. Ini tindakan yang harus saya lakukan sebelum saya melaporkan kepada Pak Menteri," tutur Liberty.
