Percayakan David Neres Sebagai Pengganti Neymar, Brasil Menang 3-0 di Partai Pembuka Copa America

Percayakan David Neres Sebagai Pengganti Neymar, Brasil Menang 3-0 di Partai Pembuka Copa America

Gol Coutinho

Selebrasi Coutinho via squawka

 

Sumber.com - Brasil memulai laga perdana Copa America 2019 yang berlangsung di kandangnya sendiri dengan raihan kemenangan telak atas Bolivia 3-0. Gol-gol Brasil dicetak oleh brace Phillipe Coutinho dari titik penalti di menit 50 dan sundulan di menit 53. Pesta gol Brasil ditutup pemain pengganti Everton yang menggantikan David Neres melalui aksi individualnya yang ciamik di menit 85.

 

Phillipe Coutinho pun didaulat menjadi pemain terbaik dalam laga ini setelah mampu membukukan 93,5% akurasi pasing sempurna. Setidaknya dalam laga ini Coutinho membuat 5 peluang yang akhirnya dikonversi 2 buah menjadi gol.

 

 

Yang menarik, Coutinho sendiri bermain sebagai gelandang serang bukan sebagai winger kala dirinya di Barcelona. Posisi winger sebagai pengganti Neymar justru dipercayakan kepada David Neres winger muda berusia 22 tahun asal Ajax Amsterdam. David Neres barulah memiliki caps 3 kali termasuk laga melawan Bolivia tadi pagi (15/6).

 

 

Selain David Neres, satu nama yang baru dipasang dalam skuat inti turnamen internasional adalah Richarlison yang juga baru berusia 22 tahun untuk mendampingi Roberto Firmino. Jelang Copa America, David Neres pun mulai diminati oleh beberapa klub besar seperti PSG dan Everton yang ingin menduetkan dengan Richarlison.

 

Bersama Brasil, David Neres telah mencetak 1 gol saat menang 7-0 melawan Honduras dan berhasil memikat pelatih Tite yang sedang melakukan pencarian terhadap winger muda pengganti Neymar. Setidaknya ada 2 saingan David Neres mengganti Neymar, ada Lucas Paqueta dan Everton Evengalista.

 

Brazil pun kini memimpin klasemen sementara Grup A dan laga lainnya yang mempertandingkan Peru melawan Venezuela baru akan digelar pada Sabtu malam nanti. Brasil memiliki tekanan untuk menjuarai Copa America 2019 yang digelar dikandang sendiri setelah terakhir mendapatkannya pada 2007 atau sekitar 12 tahun lalu menjadi gelar terakhir Brasil juara sebuah turnamen.