Polisi Tangkap Satu Orang yang Diduga Terkait dengan Kasus Kematian Emiliano Sala

Emiliano Sala via newshub.co.nz
Sumber.com - Kasus kematian salah satu pesepakbola profesional dunia, Emiliano Sala, ternyata hingga saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Sebagaimana diketahui bahwa Sala telah meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat dalam perjalanan dari Nantes menuju Cardiff untuk segera menuntaskan proses kepindahannya di Januari 2019 kemarin.
Saat itu, Sala diketahui menumpang pesawat pribadi bernama Piper Malibu bernomor N246DB. Pesawat yang ditumpangi Sala bersama pilot David Ibbotson tersebut hilang kontak di kawasan utara laut, Alderney, Guernsey, Selat Channel. Sontak saja kabar jatuhnya pesawat yang membawa pemain asal Argentina tersebut langsung menghebohka jagat dunia sepakbola internasional.
Pencarian jasa Sala bersama sang pilot telah menjadi headline di sejumlah media massa serta surat kabar elektronik dari seluruh penjuru dunia. Setelah pihak kepolisian setempat mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya dan membuat suatu tim khusus untuk melakukan pencarian di dasar laut, akhirnya jasa Sala pun berhasil ditemukan.
A single-engine aircraft carrying Emiliano Sala, , who had just signed for Cardiff City from Nantes, crashed in the English Channel on January 21.
— Express Sports (@IExpressSports) June 20, 2019
Police investigating the death arrested a man on suspicion of manslaughter.https://t.co/AA6ZqBNdjR
Setelah ditemukan, muncul babak baru dari kasus meninggalnya pemain sepakbola yang satu ini. Jasad Sala ditemukan dalam kondisi luka di bagian kepala, bahu serta badannya pun dalam keadaan hancur. Bahkan identitas pemain berusia 28 tahun tersebut hanya bisa dikenali melalui sidik jari.
A man has been arrested on suspicion of manslaughter over the death of Cardiff City footballer Emiliano Sala.
— BBC Sport (@BBCSport) June 20, 2019
Full story? https://t.co/CKi8RMcvWf pic.twitter.com/iDuv1mL84M
Setelah beberapa bulan pasca jasad sang pemain berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian Dorset akhirnya mengungkapkan kepada pubik bahwa mereka telah menangkap seorang pria yang telah berusia 64 tahun untuk dijadikan bagian dari investiasi terhadap kasus kematian pemain sepakbola tersebut.
"Kami menggelar investigasi menyeluruh terkait kasus kematian Tuan Sala dan terus bekerja dengan mitra agensi termasuk otoritas penerbangan sipil," terang perwakilan dari Tim Investigasi Kriminal Kepolisian Dorset, Simon Huxter kepada BBC.
"Sebagai bagian dari investigasi kami harus mempertimbangkan adanya bukti kriminal dan sebagai hasil dari penyedilikan kami hari ini, Rabu 19 Juni 2019, kami telah menangkap seorang pria 64 tahun dari North Yorkshire dengan tuduhan pembunuhan lewat tindakan melawan hukum," bebernya.
Inspektur Huxter kemudian meminta agar semua pihak tidak melakukan desakkan untuk mengungkap identitas dari pria yang telah berhasil mereka amankan, lantaran bisa menghambat proses penyelidikan.
Simon Huxter of Dorset Police’s Major Crime Investigation Team (MCIT), confirmed the man was arrested on suspicion of manslaughter.
— UkPlusMore ?? (@UkPlusMore_) June 19, 2019
He said: "We have carried out an investigation into the circumstances of the death of Mr Sala and continue to work with partner agencies.
Namun Huxter juga mengonfirmasi bahwa pria berusia 64 tahun itu sudah dikeluarkan dari tahanan setelah dilakukan penyelidikan. Pihak kepolisian mengaku sangat terbantu dengan keterangan yang diberikan oleh pria yang identitasnya masih belum diketahui itu.
"Dia telah membantu penyelidikan dengan menjawab pertanyaan kami dan telah dibebaskan dari tahanan," tegasnya.
Kendati begitu, pihak kepolisian kembali menegaskan bahwa proses investigasi terhadap kasus kematian Emiliano Sala akan masih terus berlanjut hingga pada akhirnya benar-benar ditemukan apa alasan yang membuat pesawat terbang yang membawa si pemain sampai bisa terjatuh. Pasalnya jasad pilot Ibbotson hingga saat ini masih juga belum dapat ditemukan.
