Usai Dikalahkan dengan Skor Telak, Pelatih Vanuatu Ketagihan Lawan Indonesia dan Beri Tantangan

Usai Dikalahkan dengan Skor Telak, Pelatih Vanuatu Ketagihan Lawan Indonesia dan Beri Tantangan

timthumb 5

Pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Vanuatu via suarakarya.id

 

Sumber.com - Tim Nasional Indonesia sudah berjumpa dengan Vanuatu pada Sabtu (15/6) dalam pertandingan persahabatan FIFA di Stadion Gelora Utama Bung Karno. Dalam pertemuan tersebut, skuat Garuda senior yang dipimpin langsung oleh pelatih Simon McMenemy mampu membantai sang lawan dengan skor yang cukup telak, 6-0. Tuan rumah Indonesia juga tampak bermain lebih mendominasi dan terlihat superior ketimbang sang lawan.

 

Permainan Vanuatu yang bisa dibilang tanpa perlawanan bisa dibilang telah mengecewakan pelatih kepala mereka yakni Paul Munster. Sesuai sang pengadil lapangan membunyikan peluit panjang yang menandai berakhirnya pertandingan babak kedua. Paul Munster mencurahkan kekecewaannya di depan para awak media terhadap permainan anak asuhnya. 

 

 

Ia menyoroti kesalahan demi kesalahan yang sering dilakukan oleh pemainnya sendiri. Hal itu juga yang membuat Indonesia dengan mudah mampu membobol gawang Vanuatu enam gol tanpa balas serta mampu menguasai jalannya pertandingan. 

 

"Secara umum, kekalahan ini disebabkan karena kesalahan kami sendiri secara individu. Pemain terlalu banyak bermain di lapangan tanpa game plan yang jelas. Mereka kehilangan posisi. Semua gol dari kesalahan individu," ujar Paul Munster dalam sesi konferensi pers.

 

Kendati begitu, sang pelatih tidak menimpahkan seluruh kesalahan kepada anak asuhnya. Paul Munster mengatakan bahwa banyak pemain yang ia bawa ke Indonesia berada di kisaran usia 21-22 tahun. Munster juga mengatakan banyak pemain yang baru pertama kali bermain di Asia.

 

"Pemain yang kami bawa berusia 21-22 tahun, dan baru dimainkan pada laga kali ini. Ini laga pertama mereka di Asia. Secara permainan kecewa. Tapi kami belajar sesuatu dari sini," lanjutnya.

 

Meski tim asuhannya telah dikalahkan Indonesia dengan setengah lusin gol. Sang pelatih tampaknya ketagihan untuk bisa berjumpa kembali dengan Indonesia serta coach Simon McMenemy. Oleh karena itu, Munster pun memberikan tantangan dan mengajak tanding ulang dengan Timnas Indonesia, namun ia meminta agar pertandingan ulangan nanti diselenggarakan di Vanuatu. 

 

"Waktu perjalanan ke Indonesia sangat jauh dan melelahkan. Kami tidak banyak waktu untuk recovery dan langsung tampil. Level permainan dan secara ranking, maupun negara, Indonesia lebih baik dari Vanuatu. Indonesia memiliki populasi 250 juta orang, dibandingkan Vanuatu yang hanya berpopulasi 280 ribu jiwa."

 

"Saya pribadi berharap bisa tanding ulang melawan Timnas Indonesia. Saya akan menantang Simon McMenemy untuk membawa skuadnya datang bermain di Vanuatu," tantangnya.

 

"Kami memang kalah hari ini, akan tetapi saya tekankan ini adalah pengalaman buat kami. Sebab, kami tidak selamanya bermain melawan Indonesia dan ke depan kami bakal lebih banyak bermain melawan tim-tim dari negara Pasifik," pungkas sang pelatih.