Cetak Gol Bunuh Diri Saat Hadapi Inter Milan, Maurizio Sarri Tak Jamin Beri Posisi Starter untuk De Ligt

Cetak Gol Bunuh Diri Saat Hadapi Inter Milan, Maurizio Sarri Tak Jamin Beri Posisi Starter untuk De Ligt

skysports matthijs de ligt 4727188

Matthijs De Ligt saat mencetak gol bunuh diri di International Champions Cup 2019 via skysports.com

 

Sumber.com - Rekrutan anyar Juventus yang didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan banderol tinggi yakni Matthijs De Ligt telah kembali dimainkan saat Juventus bermain menghadapi Inter Milan di lanjutan turnamen International Champions Cup 2019. Setelah pada pertandingan sebelumnya, De Ligt harus rela melihat gawang tim yang ia bela dibobol dari jarak setengah lapangan oleh Harry Kane, di laga kemarin, bek asal Belanda tersebut harus kembali menelan pil pahit.

 

Mantan kapten Ajax Amsterdam ini harus mencetak gol ke gawangnya sendiri saat laga baru berusia 10 menit. Pemain muda yang masih berusia 19 tahun ini melakukan kesalahan antisipasi ketika berusaha untuk mengamankan gawangnya dari ancaman para pemain Inter Milan dari skema tendangan penjuru. Clearence yang dilakukannya justru harus membobol gawang timnya sendiri yang dikawal oleh Gianluigi Buffon.

 

 

Setelah pertandingan berakhir, banyak pertanyaan yang mengalir kepada pelatih Maurizio Sarri terkait komentarnya setelah melihat pemain barunya tersebut mencetak gol bunuh diri saat bermain menghadapi Inter Milan. Sarri mengatakan bahwa kesalahan yang dilakukan pemain mudanya tersebut seharusnya tidak harus dibesar-besarkan. Terlebih De Ligt itu masih sangat muda dan perlu motivasi bukannya hujatan.

 

"De Ligt bermain selama periode terburuk kami dalam pertandingan itu. Tetapi, dia tidak memiliki tanggung jawab dalam hal itu perihal gol bunuh diri," ujar Maurizio Sarri dalam sesi konferensi pers. 

 

Kendati begitu, mantan pelatih Chelsea ini tak berani memberikan jaminan posisi starter kepada Matthijs De Ligt. Maurizio Sarri telah menegaskan bahwa pemainnya tersebut harus membuktikan dirinya terlebih dahulu bahwa ia memang layak untuk menjadi starter di skuatnya untuk mengarungi kompetisi musim baru nanti. 

 

Pelatih yang dikenal dengan taktik Sarriball-nya ini juga menyebut bahwa Juventus memiliki banyak pemain bertahan hebat, sehingga De Ligt harus bisa bersaing untuk bisa mendapatkan satu posisi di skuatnya. 

 

"Saya tidak tahu apakah ia akan berada di bangku cadangan atau menjadi starter musim depan, karena kami memiliki bek hebat lainnya pada Bonucci, Chiellini dan Rugani," tandas Sarri seperti dilansir dari Goal International.

 

Usai menghadapi Inter Milan, Juventus akan melanjutkan pertandingan pra musim berikutnya dengan menghadapi Atletico Madrid dalam lanjutan turnamen International Champions Cup 2019 yang akan dihelat pada Sabtu (10/8) di Friends Arena.