Daniele De Rossi : Saya Berkostum Boca Juniors Karena Sejak Kecil Melihat Maradona

De Rossi via twitter
Sumber.com - Kekaguman terhadap idola masa kecil memang sulit untuk dilupakan. Begitupula dengan Daniele De Rossi kecil yang dimasanya begitu mengagumi maestro sepakbola Argentina Maradona. Kehebatan Maradona sulit untuk dikalahkan oleh pemain lain di jamannya sehingga dia secara mudah menapaki gelar pemain terbaik dunia hingga mampu meraih piala dunia bersama Argentina.
Maradona pula yang menjadi inspirasi De Rossi untuk menjadi pemain sepakbola hingga akhirnya terwujud bersama AS Roma. Bersama Roma pula De Rossi membela klub 18 musim tanpa gelar bergengsi juara Liga Serie A kecuali saat dirinya mengangkat Piala Dunia 2006 bersama Italia di usia 22 tahun. Namun kehebatannya menjaga lini tengah Roma dengan total 615 pertandingan 63 gol dan 54 assist sudah cukup membuatnya dianggap sebagai legenda klub AS Roma.
?? Daniele De Rossi for @OfficialASRoma:
— SPORF (@Sporf) July 26, 2019
? 18 Seasons
? 615 Games
⚽ 63 Goals
? 54 Assists
?? Coppa Italia
? Supercoppa Italiana
? The beginning of a new era, as he signs for @BocaJrsOfficial. pic.twitter.com/jri3RoijeM
Kontraknya yang habis bersama Roma membuat De Rossi pun memiliki 2 pilihan. Pensiun atau tetap bermain karena dirinya masih kompetitif. Disinilah idealisme De Rossi diuji. Daripada masuk manajemen klub AS Roma yang sedang goyang, dia lebih memilih kembali bermain. Dia bahkan sempat menghabiskan diskusi bersama sang seniornya Fransesco Totti untuk jogging bersama sebelum ke Argentina. Totti juga akhirnya keluar dari manajemen AS Roma karena ketidakcocokan ide.
Potentially the last time Totti & De Rossi train together before Daniele leaves for Argentina ❤️
— Italian Football TV (@IFTVofficial) July 23, 2019
?: IG/francescototti pic.twitter.com/dWzoPfyprs
Tak berselang lama, De Rossi pun datang ke Argentina bersama agennya Sergio Berti dan menandatangani kontrak bersama Boca. Dirinya mampu mewujudkan impian masa kecilnya bermain seperti halnya sang idolanya Diego Armando Maradona. Maradona memang tidak bisa dilupakan sebagai salah satu legenda hidup klub. Dari Boca Junior-lah, Maradona melejit dan dipinang Barcelona hingga menjadi pemain terbaik dunia dan yang tidak bisa dilupakan De Rossi adalah magisnya bersama Napoli klub kecil yang dibawanya juara.
OFFICIAL: #BocaJuniors sign ex-#ASRoma midfielder Daniele De Rossi on a free transfer https://t.co/O8JNJmmwLa #BenvenutoDaniele #QuestoÉBoca #Argentina pic.twitter.com/oBELSIW0v7
— footballitalia (@footballitalia) July 26, 2019
Official | Boca Juniors sign free-agent Daniele De Rossi https://t.co/UOYM69qmpA pic.twitter.com/0r7l3wK3Yc
— Get Italian Football News (@_GIFN) July 26, 2019
Hari ini, De Rossi pun resmi berkostum Boca setelah sepakat menandatangani kontrak berdurasi 1 tahun dengan opsi perpanjangan 6 bulan dengan status bebas transfer. Dalam sesi perkenalannya De Rossi menyatakan kekagumannya terhadap Boca Juniors, klub yang dibelanya seperti sang idolanya Maradona.
"Hati saya memang hanya ada untuk Roma, namun saya sangat menyukai Boca Juniors sejak saya masih kecil. Untuk Maradona, untuk Stadion La Bombanera karena saya sangat menyukai stadion yang besar ini. Saya juga menyukai suporter fanatik Boca yang membuat saya bersemangat."
De Rossi has signed a one year contract, without the option to rescind early. There’s also the possibility of a 6 month extension.
— Boca in English | Podcast (@CABJ_English) July 26, 2019
He has ordered 100 kits (I’m assuming for family & friends in Italy?) with the number 16. pic.twitter.com/oSWO8UhoIU
Setelah diperkenalkan De Rossi pun langsung memesan 100 kostum atas namanya dan nomor 16 yang akan dikenakannya untuk dikirim ke Italia untuk orang-orang yang spesial. Di usianya yang 36 tahun, disaat rekan-rekannya lebih memilih Tiongkok, Jepang, Amerika Serikat untuk uang yang banyak, namun dia tetap idealis untuk merasakan berkostum seperti sang idolanya Maradona.
Keputusannya memilih Argentina dan Boca Juniors sangatlah mengejutkan banyak pihak. Namun De Rossi mengajarkan bahwa sepakbola bukanlah untuk uang, namun untuk mewujudkan mimpi sejak kecil dan akhirnya hal tersebut terwujud meski harus menempuh jarak ratusan kilometer dari Italia. Salut!
