Yamaha Sudah Tak Punya Masa Depan Lagi Bersama Valentino Rossi

Yamaha Sudah Tak Punya Masa Depan Lagi Bersama Valentino Rossi

Valentino Rossi 1529629

Valentino Rossi via express.co.uk

 

Sumber.com - Melalui Bos Yamaha, Lin Jarvis pihaknya telah menyatakan bahwa mereka kini sudah tidak lagi memiliki masa depan bersama rider veteran asal Italia, Valentino Rossi. Hal tersebut diungkapkan seiring deretan hasil negatif yang diraih oleh pembalap berusia 40 tahun tersebut pada gelaran MotoGP 2019.

 

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Valentino Rossi masih juga belum dapat menampilkan performa yang maksimal ketika berlaga di ajang MotoGP 2019. Sang rider tampak kesulitan untuk bisa menembus podium setelah menjalani setengah musim kompetisi MotoGP 2019. Bahkan, Rossi seringkali gagal finis karena mengalami crash pada saat menjalani lomba.

 

Mendapati kenyataan seperti itu, Yamaha tampaknya sudah mulai sadar bahwa mereka tak bisa lagi menggantungkan nasib pada seorang Rossi. Kontra sang rider sendiri bersama pabrikan asal Jepang itu hanya tinggal satu tahun lagi atau hingga 2020 mendatang.

 

Dari 9 Grand Prix yang telah dijalani hingga sejauh ini Rossi hanya mampu meraih dua podium di ajang MotoGP 2019. Pebalap kelahiran Italia itu bahkan belum pernah sekali pun meraih podium juara (nomor 1) sejak MotoGP Belanda 2017. 

 

"Dengan segala hormat kepadanya, masa depan Yamaha di MotoGP tidak lagi berjalan dengan Rossi. Dia bisa berada di sini dan bersaing untuk satu, dua, atau tiga tahun, tapi tingkat ketergantungan kami kepadanya telah berubah," ujar Rossi seperti dikutip dari Paddock GP.

 

Untuk membuat target baru seperti yang sudah didiskusikan dengan para petinggi tim Yamaha lainnya. Mereka pun kini digadang-gadang tengah mencari sosok rider lain untuk menggantikan peran dari Valentino Rossi di Yamaha, agar bisa mewujudkan impian mereka untuk melihat ridernya bisa berjaya di MotoGP dengan meraih podium juara. Kendati begitu, Rossi diklaim masih akan tetap berada di Yamaha, walaupun sosoknya tak akan lagi jadi andalan Yamaha. 

 

Lebih lanjut, Jarvis mengklaim bahwa faktor usia yang membuat Rossi gagal untuk bisa bersaing dengan para pesaingnya di arena balapan yang saat ini rata-rata berada di bawah usia 30 tahun. Jarvis pun mengungkapkan bahwa andai Rossi tak lagi jadi rider bagi tim Yamaha, maka ia bisa didaulat sebagai ambassador.

 

"Kejayaannya bersama Yamaha sudah selesai. Yamaha akan tetap maju tanpanya, tanpa sang presiden, dan tanpa saya. Semua perusahaan pasti akan melalui masa-masa transisi," lanjutnya

 

"Yamaha yang memiliki sekitar 70 ribu pekerja, bukan sebuah pengecualian. Hal ini tidak berarti Vale sudah tak penting. Saya harap dia masih bisa menjadi duta bagi perusahaan ini," pungkas Jarvis.