Pengamat Sebut Tiga Kartu Jokowi Absurd, Dibuat Demi Elektabilitas

Pengamat Sebut Tiga Kartu Jokowi Absurd, Dibuat Demi Elektabilitas

penyerahan kartu indonesia pintar antarafoto ratio 16x9

Foto: Tirto

 

Sumber.com - Calon Presiden Petahana Joko Widodo mengeluarkan tiga kartu sakti sebagai janji yang akan dilakukan jika kembali terpilih sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ketiganya ialah Kartu Sembako Murah, Kartu Kuliah dan Kartu Pra-Kerja.

 

Tiga kartu tersebut menuai pro dan kontra. Salah satu kritik datang dari Co Founder FINE Institute Kusfiardi. yang menyebut tiga kartu tersebut sebagai sesuatu yang absurd. Dia mengatakan bahwa tiga kartu tersebut diterbitkan untuk mengejar elektabilitas.

 

"Jangan sampai program kartu-kartu itu digunakan hanya untuk mengakali kinerja pemerintah, terutama dalam hal menurunkan angka kemiskinan. Bahkan bisa saja ini hanya untuk mengejar elektabilitas," kata dia dilansir Jawapos Sabtu (30/3). 

 

Dia menuturkan jika memang Jokowi ingin mensejahterakan rakyat tidak harus dengan membuat kartu baru, melainkan dengan cara lain seperti misalnya membuka lapangan kerja atau menurunkan harga kebutuhan pokok.

 

"Di antaranya adalah soal penciptaan lapangan kerja dan stabilitas harga kebutuhan pokok," sambung dia. 

 

Diketahui sebelumnya Jokowi merencanakan akan mengeluarkan tiga kartu baru jika dia kembali melanjutkan kepemimpinannya. Kartu KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra Kerja. Nantinya Kartu KIP akan didapatkan oleh mahasiswa yang kuliah.

 

Sementara Kartu Sembako Murah akan didapatkan oleh warga yang kurang mampu, sedangkan Kartu Pra Kerja akan diberikan kepada warga Indonesia yang menganggur atau belum punya pekerjaan tetap. Beredar kabar bahwa penerima Kartu Prakerja akan mendapatkan penghasilan sebelum mendapatkan pekerjaan.