Hanya di Argentina, Seorang Fans Nekat Gali Kuburan Kakeknya untuk Merayakan Gelar Juara Klub Idolanya

Suporter fanatik Racing Club via culture.ftbl.com.au
Sumber.com - Suporter fanatik sepakbola selalu memiliki cara unik untuk merayakan klub idolanya yang berhasil meraih kemenangan apalagi sukses keluar sebagai juara di akhir kompetisi. Mulai dari cara kreatif hingga aksi nekat rela mereka tempuh demi bisa merayakan momen yang jarang terjadi ini.
Seperti yang baru-baru ini terjadi di Argentina, laporan CNN mengabarkan bahwa seseorang suporter sejati dari klub Racing Club bernama Gabriel Aranda telah nekat untuk menggali makam sang kakek yang juga diketahui merupakan penggemar berat dan fanatik dari Racing Club saat dirinya masih hidup.
Setelah Racing Club berhasil mengunci gelar juara pasca hasil imbang yang mereka raih atas Tigre di pertandingan pekan ke-24 Superliga Argentina 2018/19. Gabriel Aranda langsung pergi ke kuburan, di sana ia menggali makam untuk mengambil tengkorak kepala sang kakek. Gabriel pun langsung membawa tengkorak sang kakek ke kerumunan suporter Racing Club yang tengah membanjiri kota Buenos Aires, Argentina.
Mad football story of the day: a #Racing supporter took his grandfather's skull to celebrate their title win in Argentina
— Laurie Hanna (@LaurieHanna) April 1, 2019
"He would be proud of what I did", said Gabriel Aranda ?https://t.co/f1EkqUT56G
Dalam selebrasi juara tersebut, Gabriel tampak menjadi sorotan bagi awak media, pasalnya di saat para suporter lainnya membawa kembang api hingga flare. Seseorang penggemar yang tampil dengan bertelanjang dada tersebut justru malah asyik menunjukkan sebuah tengkorak kepala manusia yang kemudian ia ajak berselebrasi untuk merayakan gelar juara Racing Club.
Momen tersebut pun langsung menjadi santapan yang empuk bagi para awak media. Gabriel pun banyak dihujani pertanyaan terkait kondisi tubuh sang kakek yang masih ada di kuburan. Ia pun mengatakan bahwa tengkorak tubuh sang kakek masih tetap utuh berada di makamnya. Ini memang sudah jadi janji dirinya untuk membawa tengkorak kepala sang kakek (Valentin) jika Racing Club bisa kembali menjuarai Superliga Argentina.
"Tubuhnya almarhum kakek saya masih ada di peti dan saya akan mengambilnya tiap kali Racing ingin bermain. Dia (Valentin Augilera) jimat keberuntungan Racing. Dia akan sangat bangga kepada saya melakukannya," ujarnya kepada CNN.
Racing Club berhasil menobatkan diri sebagai juara Superliga Argentina setelah terakhir kali ia berhasil melakukannya di tahun 2014 silam. Tak ayal jika para penggemar setia mereka merayakan gelar juara di tahun ini. Selain berhasil memutus paceklik gelar yang telah terjadi selama lima musim belakangan ini. Racing Club juga jadi klub pertama yang mampu memutus rekor juara beruntun dari diraih oleh Boca Juniors.
Para penggemar sepakbola di Argentina memang bisa disebut telah menjadikan sepakbola sebagai agama kedua mereka. Beberapa waktu lalu, para suporter sepakbola di negara mereka bahkan ada yang menyebut kalau sosok Diego Maradona serta Lionel Messi sebagai 'Tuhan'.
