Said Didu Dicecar Netizen Minta Maaf Akibat Pernyataannya Tentang SDM Papua Masih Belum Sampai

Said Didu via BUMN Track
Sumber.com - Acara debat setelah debat yang menjadi topik dalam mata Najwa yang ditayangkan pada 4 April 2019 lalu yang menghadirkan para juru bicara dari kedua kubu Calon Presiden memantik perdebatan seru. Salah satunya adalah akibat reaksi Said Didu mantan sekretaris Kementerian BUMN di Era SBY dan juga mantan staf khusus Menteri ESDM dibawah Sudirman Said yang menjadi pemicunya.
Pernyataan beliau berkaitan kehadiran teknologi dan kualitas SDM yang tidak sesuai dengan mengambil contoh di Papua menjadi perdebatan seru di media sosial seperti twitter. Tagar #SaidDiduHinaPapua bahkan sempat muncul menjadi trending karena banyak netizen yang berasal dari Papua beradu debat, memberikan contoh sukses orang-orang Papua hingga mengajaknya untuk datang ke Papua.
Netizen pun bahkan mengklaim kemenangan 80% Jokowi di Papua pada pemilu 2014 membuat Jokowi pun bakal dipilih kembali oleh mayoritas penduduk Papua karena pemerataan pembangunan yang dilakukannya. Dan pernyataan dari tim BPN yang mendiskreditkan penduduk Papua pun menuntut Said Didu untuk minta maaf. Berikut beberapa cuplikan dari komentar netizen yang diambil dari media sosial Twitter.
Buat saudara-saudara kami dari Jawa, Sumatera dan Kalimantan, tolong pikiran seperti ini dilawan ya. Terserah kalian mau dukung kubu mana. Atau kalian juga mau golput silahkan. Tapi pemikiran merendahkan sesama anak bangsa ini, mari kita lawan bersama-sama. Hormat. ?? pic.twitter.com/z5vpXia9GO
— ORANG TIMUR (@Arie_Kriting) April 5, 2019
Salah satu alasan kami warga papua tdk mau memilih prabowo karena kata @SaidDidu gk ush kas maju papua dengan Teknologi
— iNoge (@iannoge07) April 4, 2019
Kas kado sekali kau said didu kamu mau papua selamanya tertinggal
Kalo iya kami lawan,
, @Arie_Kriting @jayapuraupdate https://t.co/RMf54nhKm2
baru apa hubungannya sama komentar pak said didu?
— dedy (@dedy02134827) April 5, 2019
pace ko sadar ko pu komen ini maksudnya apa?
ko pamer baru, laki2 ini dia sdh bikin apa utk perkembangan SDM anak2 papua?
ko su bisa bikin apa buat papua?
"Jangan masukkan Teknologi Tinggi ke PAPUA umpamanya yang masyarakat belum nyampe" kata Said Didu.
— Cryp Chain (@Cryp_Saurus) April 4, 2019
Untuk masyarakat di Papua sekarang sudah jelas ya, pilihanmu 17 April nanti. Anda mau terus selamanya terbelakang atau mau maju bersama #01.
Dari kalimat halus hingga kasar bernada ancaman untuk Said Didu pun terlihat di media sosial. Pernyataannya yang kontraproduktif bahkan mengeneralisasi pilihan rakayat Papua agar tidak memilih psangan 02 menjadi solusi. Dengan tingginya reaksi netizen, Said Didu pun meminta maaf. Hanya saja dalam permintaan maafnya ini dikatakan bahwa pernyataannya sedikit digoreng pesaingnya yang seakan-akan merendahkan Saudara di Papua. Nah lho!
Ada yg menggoreng pernyataan saya pd acr @MataNajwa yg seakan merendahkan Saudara saya di Papua pdhl maksudnya bhw penggunaan teknologi hts disesuaikan dg potensi daerah - artinya harus tepat guna sesaui SDA dan kemampuan SDM. Saya mhn maaf jika ada kesalahpahamn ttg hal tsb
— Muhammad Said Didu (@saididu) April 5, 2019
