Tiga Menteri Jokowi Dibidik KPK: Imam, Enggar, Lukman

Foto: KPK.go.id
Sumber.com - Ada tiga kasus besar yang saat ini tengah dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yang ditargetkan adalah tiga menteri yang diduga terlibat. Ada Menpora Imam Nahrawi terkait dugaan kasus KONI Kemenpora, lalu ada Mendah Enggar yang disinyalir terlibat dalam Korupsi Serangan Fajar, serta Menag Lukman Hakim Saifuddin yang dicurigai ikut andil dalam kasus jual beli jabatan.
Untuk kasus KONI, sidang terakhir mengungkap fakta hukum dimana Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (Sekjen KONI) Ending Fuad Hamidy mengaku pernah mendengar keluh kesah Alfitra Salam saat menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (sesmenpora).
Saat itu, Alfitra mengaku tidak kuat lagi menjadi sesmenpora karena kerap diminta menyediakan uang oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Ending mengungkap fakta ini saat bersaksi dalam perkara dugaan suap pengurusan dana hibah KONI di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2019).
Sedangkan kasus jual beli jabatan yang menjerat Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyeret nama Lukman. Menag sendiri telah dipanggil KPK atas dugaan keterlibatan dirinya. Di ruangan Lukman, saat digeledah ditemukan uang sebanyak Rp 180 juta dan USD 30 ribu dari laci ruang kerja Menag.
Saat ini Romi sendiri sudah lebih dulu masuk bui. Romi pun mengancam akan melawan. Bahkan dia tak segan untuk membocorkan anggara pemilu yang digunakan Jokowi, jika tidak mendapatkan bantuan hukum.
Sedangkan Kasus Bowo Sidik menyenggol menteri Enggar Nasdem. Saat Bowo memberi keterangan diantara duit amplop yang digunakan untuk keperluan serangan fajar di suplai Enggar 2 miliar. Uang ini, adalah komitmen ‘Gentle Agreement’ terkait usaha Enggar untuk membukan keran Import. Kantor Enggar Sudan digeledah.
Enggar sendiri, diprediksi juga akan dipanggil KPK untuk diambil keterangannya.
Belakangan beredar kabar bahwa ada salah satu menteri diantara ketiganya yang akan mengundurkan diri. Namun, hingga saat ini ketiganya belum mengkonfirmasi kebenarannya. Dan bagaimanapun, rasanya tidak sabar untuk segera menunggu siapa diantara ketiga menteri tersebut yang terbukti terlibat.
Publik juga penasaran untuk menantikan siapa gerangan yang akan selamat. Atau ketiganya akan 'tamat'?
