Wushan Airport, Bandara yang Dibangun Di Puncak Gunung Dengan Spektakuler di Tiongkok

Wushan Airport via chinanews
Sumber.com - Berbicara infrastruktur, negeri Tiongkok memang salah satu juaranya. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan infrastruktur di Tiongkok begitu pesat dan besar bahkan bisa dibilang menembus batas pikiran banyak orang. Jembatan-jembatan tinggi dibangun diatas bukit, terowongan tol membelah bukit dan gunung bertebaran di penjuru negeri dan terakhir bandara diatas gunung pun berhasil diselesaikan tepat waktu.
Wushan Airport yang berada pada ketinggian 1.771,48 meter diatas permukaan laut ini merupakan salah satu bandara paling eksotis dan spektakuler di dunia. Konstruksi landasannya yang berada di atas gunung dengan pemandangan sungai Yangtze di sebelah barat. Pembangunan bandara ini dimulai sejak Oktober 2015 dan kini sudah memasuki tahap penyelesaian.
Pada 18 April 2019, bandara ini telah melakukan ujicoba pendaratan pesawat komersil pertamanya. Adalah maskapai Chongqing Airines dengan pesawat Airbus A320 yang menjadi maskapai pertama yang mendarat mulus di bandara Wushan.
At 11:10 am today, with the safe and steady landing of the A320 passenger plane of Chongqing Airlines at Wushan Airport, it marked the successful test flight of the Wushan Airport with the highest altitude in Chongqing. pic.twitter.com/sLQYbjB6dw
— iChongqing (@iChongqing_CIMC) April 18, 2019
Bandara ini akan menjadi bandara komersil pertama yang mampu menjadi hub para penumpang di China Barat Daya dan juga bandara strategis bagi militer sebagai tempat persinggahan untuk menjaga batas negara dengan India dan Tibet. Bandara ini pun sudah masuk daftar bandara paling spektakuler di dunia karena tempatnya yang tidak biasa dimana bukit gunung diratakan menjadi landasan. Berikit penampakan bandara Wushan.

via cqnews

via news.cn

via xinhua video

via dailynews.cn
Bandara ini akan beroperasi mulai Juni 2019 mendatang dan diperkirakan pada 2020 akan siap menampung 3.333 penerbangan dengan jumlah penumpang sebanyak 280.000 penumpang dan 1,2 juta ton kargo barang. Jika di Indonesia, bandara-bandara kecil di atas gunung Papua sudah sering kita lihat sebagai bandara perintis, di Tiongkok yang dibangun dipuncak gunung adalah bandara komersil. Luar biasa!
