4 Tim Inggris Tampil di Final Kompetisi Eropa, 4 Klub Italia Pernah Lakukan Hal Sama Tahun 1990

Skuat Milan Juara Piala Champions 1989-1990 via twitter
Sumber.com - Seluruh kompetisi Eropa kini dikuasai klub-klub Inggris. Baik Liga Champions yang menyajikan partai Liverpool vs Tottenham dan begitu juga Europa League yang finalnya adalah Derby London antara Chelsea vs Arsenal. Namun tahukah Kawan Sumber, sebelum tim-tim Inggris ini menguasai Eropa, klub-klub Italia pernah lebih dahulu didgaya di Eropa tepatnya di musim 1989-1990 atau hampir 19 tahun lalu.
Kala itu kompetisi di Eropa masih terdiri dari 3 jenis yaitu Piala Champions yang hanya mempertandingkan para juara-juara kompetisi liga, Piala Winners yang mempertandingkan para juara-juara piala liga kompetisi domestik dan terakhir Piala UEFA yang merupakan kasta ketiga yang mempertandingkan tim-tim peringkat kedua dan ketiga dari liga-liga di Eropa.
Meski di final tidak seluruhnya tim Italia yang ada di final, namun pemenangnya seluruh trofi di Eropa di musim itu adalah klub Italia. Penasaran dengan apa yang terjadi di musim 1989-1990, tim redaksi sumber berikan bocorannya buat kalian Kawan Sumber.
Just a reminder that Italy had four European finalists in 1989-90.
— Andrew Cesare (@AndrewCesare) May 9, 2019
European Cup: Milan
UEFA Cup: Juventus vs. Fiorentina
Cup Winners' Cup: Sampdoria pic.twitter.com/FwAwtl6flO
1. Final Piala Champions : AC Milan vs Benfica (1-0)
Champions League Winner 1989-1990. [pic] pic.twitter.com/9ogzQOHUxv
— Milanistic Arts (@milanistic1899) March 20, 2014
Inilah awal AC Milan mendominasi Italia dan Eropa dengan sebutan "Dream Team". Milan begitu perkasa dari babak penyisihan hingga final. Dilatih Arrigo Sachi, Milan yang juara Italia berhasil melengkapi gelar dengan menjuarai Piala Champions dengan mengalahkan Benfica melalui gol tunggal Frank Rijkaard. Gelar Piala Champions 1990 ini dilakukan Milan secara beruntun setelah sebelumnya memenangi Piala Champions 1989 lewat kemenangan telak 4-0 atas Steua Bucharest.
2. Final Piala Winners : Sampdoria vs Anderlecht (2-0)
#OnThisDay in 1990 ?@sampdoria_en lifted the Cup Winner's Cup ?⚪️??⚫️ pic.twitter.com/xXtRAFUPmU
— ForzaItalianFootball (@SerieAFFC) May 9, 2019
Sampdoria yang masuk piala winners setelah menjuarai Coppa Italia musim sebelumnya adalah tim yang cukup kuat dijamannya. Diperkuat Gianluca Vialli, Roberto Mancini, Pietro Vierchwood hingga kiper eksotis Gianluca Pagliuca, dan dilatih pelatih legendaris asal Serbia Vujadin Boskov, Sampdoria berhasil menjuarai Piala Winners setelah mengalahkan tim asal Belgia Anderlecht. Meski melewati babak perpanjangan waktu, Sampdoria unggul lewat 2 gol Gianluca Viall.
3. Final Piala UEFA : Juventus vs Fiorentina (aggregat 3-1)
Dino Zoff became head coach of Juventus in 1988. He won the Italian Cup and the UEFA Cup in 1990. Grazie Mighty Dino. pic.twitter.com/ewZxG1puGk
— JONATHAN WARD (@JSLICKCAT6969) February 28, 2015
Piala UEFA menjadi satu-satunya liga di Eropa ketika itu yang mementaskan final dalam 2 leg dengan sistem kandang dan tandang. Juventus yang dilatih pelatih yang pernah menjuarai Piala Dunia 1982, Dino Zoff berhasil unggul di kandang dengan skor 3-1 melalui Galia, Casiraghi dan Luigi De Agostini. Sedangkan di leg kedua, Fiorentina yang diperkuat Roberto Baggio dan Dunga gagal membalaskan kekalahan mereka karena hanya imbang 0-0.
Juventus pun menjadi juara dan penutup gelar Zoff bersama Juventus. Sebagai informasi di Italia saat itu ada 7 tim kompetetif yang bersaing memperebutkan juara antara lain Milan, Juventus, Sampdoria, Fiorentina, ditambah Inter Milan yang diperkuat trio Jerman, Mattheus, Brehme, dan Klinsmann lalu AS Roma yang diperkuat Giuseppe Giannini, Rudi Voeller dan Napoli yang diperkuat Maradona.
Kebayang kan ramenya kompetisi Italia ketika itu yang hampir mirip di Inggris saat ini dengan Big Six-nya yaitu Manchester City, Liverpool, Tottenham, Chelsea, Arsenal dan Manchester United.
