Fraser Anning Gagal Ke Parlemen, Egg Boy Sumbang 70 Ribu Dollar AS Untuk Korban Pembantaian Christchurch

Fraser Anning Gagal Ke Parlemen, Egg Boy Sumbang 70 Ribu Dollar AS Untuk Korban Pembantaian Christchurch

ap19075304701311

Foto: ODT

 

Sumber.com - Will Connoly, seorang remaja berusia 17 tahun yang dikenal dengan sebutan 'Egg Boy' menymbangkan 70 ribu dolar AS untuk korban dan keluarga korban serangan Christchurch beberapa waktu lalu. Dana ini berasal dari sumbangan yang diberikan kepadanya untuk menghadapi tuntutan hukum senator Fraser Anning yang ia lempari dengan telur.

 

Polisi memberikan peringatan kepada Connolly atas peristiwa itu. Namun, ia menjadi sangat populer dan mendapatkan dukungan dari seluruh dunia. Termasuk dari bintang olahraga basket Ben Simmons. Banyak orang yang memberikan sumbangan untuk digunakan menghadapi tuntutan hukum.

 

Tapi Connolly mengatakan ia memberikan 99.922 dolar Australia yang ia terima untuk para korban serangan Christchurch sebab ia tidak lagi harus menghadapi proses peradilan. 

"Saya memutuskan untuk menyumbangan semua uangnya untuk memberikan sedikit bantuan kepada korban pembantaian, ini bukan milik saya, untuk para korban tragedi itu, dengan segenap hati saya berharap ini bisa sedikit melegakan Anda," tulis Connolly di Instagram, Rabu (29/5). 

 

Sementara, Senator Anning yang sebelumnya dikepruk telor oleh Will gagal mendapatkan suara yang cukup untuk melenggang ke parlemen. 

 

"Fraser Anning kembali ke tempat asalnya ... dia tidak akan berada di Parlemen," ujar pengamat Pemilu ABC, Antony Green, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Minggu (19/5/2019).



Tempat Anning di majelis tinggi selalu tentatif, mengamankan kursi terakhirnya dengan hanya 19 suara primer. Dia memperoleh jabatan hanya setelah kandidat One Union Malcolm Roberts diketahui mempunyai warga negara ganda dan karenanya tidak memenuhi syarat. Meskipun kandidat berusia 69 tahun dari Partai Nasional Konservatif itu memenangkan lebih banyak suara tahun ini, namun ia tetap gagal mendapatkan kursi.


Anning menjadi pusat pemberitaan setelah menyalahkan umat Muslim atas pembantaian 51 jamaah shalat Jumat dalam serangan teror sayap kanan di Christchurch Selandia Baru pada bulan Maret lalu. Namun dalam sebuah sesi wawancara, kepala Anning 'ditimpuk' telur oleh Will.

 

Sejak saat itu banyak orang yang menyatakan dukungan terhadap Will sekaligus mengecam Anning.