Kucing, Makhluk Manis Yang Tidak Bisa Merasakan Manis

Kucing, Makhluk Manis Yang Tidak Bisa Merasakan Manis

100 Gambar dp bbm kucing lucu dan gemesin 6

Ilustrasi Via Blogger

 

Sumber.com - Buat Kawan Sumber penyuka kucing tentu sepakat bahwa hewan yang satu ini adalah makhluk yang manis. Selain itu, kucing juga lucu dan bikin gemes. Tingkah lakunya bikin kita ketawa-ketawa sendiri saking lucunya. Eh, taukah Kawan Sumber, ternyata kucing adalah makhluk yang tidak bisa merasakan manis lho. 

 

Hal ini karena lidahnya kucing tidak maksimal untuk fungsi rasa merasa makanan dan minuman, lidah kucing lebih berfungsi untuk jilat menjilat bulu kucing biar rapi. Kucing lebih menggunakan penciumannya yang tajam untuk merasakan makanan dan minuman yang dia konsumsi.

 

Makanya dia selalu mencium makanan dan minuman yang dia mau masukkan ke mulut. Lidah yang kasar cocok untuk merapihkan bulu-bulunya dan membersihkan diri alias mandi kucing.

 

Seperti juga lidah manusia, lidah kucing memiliki sensor syaraf rasa. Sensor-sensor ini terdapat pada papillae yang mempunyai berbagai macam bentuk. setiap bentuk pappillae hanya dapat merasakan rasa tertentu. Jumlah Pappilae lidah kucing jauh lebih sedikit bila dibandingkan lidah manusia. Tetapi uniknya kucing tidak dapat merasakan rasa manis.

 

Walaupun Kucing rumahan memiliki menu makanan yang hampir sama dengan manusia. Namun, berdasar silsilahnya, kucing merupakan hewan pemakan daging (karnivora). Bangsa kucing seperti harimau, singa, dan cheetah tak banyak mengkonsumsi karbohidrat. Mereka lebih banyak menyantap protein dan lemak yang terdapat dalam daging. Rasa manis bagi mereka tak terlampau penting.


.
Benarkah Kucing Suka Susu? rasa yakni pahit, asam, manis, asin, dan umami (rasa daging). Reseptor berbentuk cairan yang membasahi permukaan lidah. Ketika datang makanan, terjadilah reaksi kimia antara reseptor perasa dengan zat-zat yang ada pada makanan. Reseptor kemudian mengirim sinyal ke otak dan memberi tahu rasa makanan tersebut.


Reseptor rasa manis terdiri atas dua pasang protein, yang masing-masing dibuat oleh dua gen berbeda yakni Tas1r2 dan Tas1r3.

Bangsa kucing hanya memiliki salah satu dari gen tersebut, yakni Tas1r3. Adapun gen DNA Tas1r2 tidak dimiliki. Akibatnya, reseptor manis pada kucing tak bekerja dengan baik. “Reseptor rasa manis pada kucing tidak sempurna. Rasa manis yang dikecap kucing berbeda dengan yang dirasai manusia, Kalau tidak bisa mengecap rasa manis, mengapa menyukai susu?


Sebenarnya kucing tak bisa membedakan seberapa manisnya susu. Tak ada bedanya bagi mereka, minum susu, air manis, atau air tawar. Semuanya menyegarkan.