Terkait Gol Keempat Liverpool, Mourinho Sindir Mental Pemain Barcelona dan Tantang Valverde untuk Menjelaskannya

Jose Mourinho tampil sebagai pandit untuk beinsports via beinsports.com
Sumber.com - Pertandingan akbar atau final yang terlalu dini antara Liverpool kontra Barcelona yang berlangsung pada Rabu (8/5) dini hari tadi memang telah mengundang perhatian dari seluruh jagat dunia. Seluruh penggemar olahraga si kulit bundar ini tentunya sangat menantikan bagaimana akhir dari duel dua klub raksasa yang menempati zona papan atas klasemen di kompetisinya masing-masing.
Jose Mourinho sebagai sosok pelatih yang pernah menjuarai ajang bergengsi di benua biru ini ketika menangani Inter Milan juga tak luput mengamati jalannya pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions yang mempertemukan Liverpool vs Barcelona ini. Mourinho bahkan mendapatkan undangan khusus dari beIN Sports untuk menjadi tamu penting dan berperan sebagai seorang pandit.
Mourinho yang dikenal dengan komentar-komentar pedasnya ini turut mengomentari jalannya pertandingan yang mempertemukan Liverpool kontra Barcelona. Akan tetapi, dari banyaknya momen yang terjadi di laga tersebut, pria asal Portugal ini tertarik untuk mengomentari momen terjadinya gol keempat Liverpool yang dicetak oleh Divock Origi.
Pria yang saat ini tengah berstatus tanpa klub pasca kerjasamanya dengan Manchester United tidak dilanjutkan lantas membandingkan gol keempat Liverpool ke gawang Barcelona, layaknya gol-gol yang sering terjadi di pertandingan usia muda seperti U14 atau U15. Mou lantas memberikan sindiran kepada para pemain Barcelona yang dianggapnya tidak memiliki mental bermain sepakbola.
"That 4th goal, if you see that in an Under 14 or Under 15 match you would say the kids have no mentality to play football. To concede that goal really shows you a state of mind!"
— beIN SPORTS (@beINSPORTS) May 7, 2019
"How to justify that is very difficult. I'd like to see Valverde explain that."
?#beINMourinho pic.twitter.com/Ptg67Fnxy1
"Gol keempat itu, jika Anda melihatnya di pertandingan level junior maka Anda akan mengatakan kalau para pemain tidak memiliki mental untuk bermain sepakbola. Untuk mengakui bagaimana gol seperti itu bisa terjadi, tentu saja akan membuat Anda berpikir dengan keras," kata Mourinho kepada beIN Sports.
Eks pelatih Real Madrid serta Chelsea yang digosipkan akan menggantikan Tomas Tuchel dan menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain di musim baru nanti ini juga turut memberikan tantangan kepada pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Mourinho sangat ingin mendengar penjelasan dari seorang Valverde terkait gol keempat yang dicetak oleh Origi.
"Bagaimana menjelaskan gol itu bisa terjadi akan sulit. Saya sangat menantikan untuk melihat Valverde menjelaskan hal tersebut," tantang Mou kepada Valverde.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan lebih lanjut dari mantan pelatih Athletic Bilbao ini untuk menjelaskan mengapa timnya bisa kebobolan empat gol sekaligus bahkan salah satu gol yang tercipta bisa dikategorikan sangat konyol.
Valverde: "The fourth goal ended the tie for us."
— Goal (@goal) May 7, 2019
Did Barcelona give up with 10 minutes to go? ? pic.twitter.com/7ePr87aUy7
Barcelona telah dua kali bernasib sial di Liga Champions ketika pada leg pertama telah mampu unggul lebih dahulu dari tim lawan. Sebelum tragedi di Anfield Stadium yang baru saja terjadi pada Rabu (8/5) dini hari tadi, Barcelona juga pernah mengalami kegagalan serupa di musim lalu, ketika disingkirkan oleh AS Roma di babak perempat final Liga Champions 2017/18.
Di leg pertama ketika bermain di Camp Nou, El Barca sebenarnya mampu menaklukkan AS Roma dengan skor 4-1. Namun saat bertandang ke Stadio Olimpico, mereka justru harus menerima kekalahan telak 3-0 dari tim tuan rumah yang sekaligus menghentikan langkah mereka di fase gugur Liga Champions musim lalu.
