Momentum Ketika FPI dan Polisi Bersatu Halau Massa di Flyover Slipi

Momentum Ketika FPI dan Polisi Bersatu Halau Massa di Flyover Slipi

83Rusuh

Foto: Doc. Istimewa

 

Sumber.com - Sekelompok massa melakukan kerusuhan di sekitar Flyover Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5). Mereka menyerang polisi yang bertugas dan melempar batu. Kepolisian menyebut bahwa massa tersebut bukan berasal dari organisasi Front Pembela Islam (FPI). 

 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi menyebutkan bahwa FPI justru membantu polisi untuk mengadang sekelompok massa tersebut. 

 

"Hari ini terjadi kerusuhan. Kami dibantu ulama dan tokoh FPI, FPI DKI Jakarta menghalau massa," ucap dia di KS Tubun arah Tanah Abang.



Saat ini, sebanyak 99 orang sedang di periksa di Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya. Hengki mengindentifikasi massa berasal dari berbagai daerah ada dari Tasik, Banten, dan Flores. Yang jelas pelaku pelaku ini sudah mempersiapkan untuk melakukan kerusuhan, membawa busur, dan bahan bakar untuk membakar.



"Mereka mengincar properti-properti warga dan juga polisi. Tadi juga ada ribut antara warga yang propertinya dibakar, dirusak hingga terjadi bentrokan," terang dia.

 

Pantauan di lokasi, Rabu (22/5/2019), massa tampak melempari polisi dengan bebatuan. Polisi lantas menembakkan water cannon guna mendesak masa perusuh tersebut. Massa terlihat mundur ke gang-gang di sekitar lokasi. Polisi terus berjaga di gang-gang itu. Sejumlah pasukan TNI berbaret ungu juga mulai bersiaga dilokasi tersebut terjadinya kerusuhan.

Sebelumnya, Panglima FPI Jakarta, Habib Muhsin menuding pihak ketiga berada di balik kerusuhan yang terjadi di Petamburan, Rabu (22/5) dini hari tadi.


“Memang kita tahu ini terjadi, dilakukan oleh pihak ketiga yang sengaja membuat kekacauan,” ucap Habib Muhsin saat mengunjungi lokasi bentrokan bersama Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi.

Habib Muhsin menegaskan, pihak ketiga itu sengaja membuat kekacauan di Petamburan untuk mengadu domba polisi dan warga setempat.

“Saya ingin sampaikan sekali lagi kepada awak media, apa yang dilakukan sekarang ini, jelas mutlak ada pihak ketiga untuk pengadudombaan,” imbuhnya.