Ramai-Ramai Partai Koalisi Prabowo Tolak Hasil Rekap Pileg, Ada Apa?

Ilustrasi Via CNN Indonesia
Sumber.com - Koalisi Prabowo Subianto menolak hasil perhitungan rekapilutasi suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ada empat partai yang menolak. Mereka adalah Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Berkarya, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).
PKS, Berkarya, Demokrat dan PAN sama sekali menolak hasil rekapilutasi sedangkan Gerindra meminta hasil direvisi karena melihat ada beberapa kecurangan.
"Hasil pilpres kita menolak, kalau pileg kita perbaikan ada beberapa provinsi kita minta dikoreksi seperti Papua ada beberapa lebih dari 5 kabupaten supaya kita minta ada PSU (pemungutan suara ulang)," kata Waketum Partai Gerindra Ahmad Riza Patria ketika dikonfirmasi Selasa (21/5).
Tak hanya Gerindra, Partai Berkarya juga melakukan penolakan. Penolakan Berkarya ini sebagai bentuk solidaritasnya kepada BPN yang menolak hasil pilpres.
"Kami sebagai bagian anggota koalisi juga karena Prabowo tolak pilpres otomatis harus pileg juga. Karena ini bagian satu kesatuan UU Nomor 7 2011 pemilu, apalagi semua dari bawah apalagi TSM . Kami Berkarya sebagai bagian kolaisi punya kepentingan untuk perjuangkan suara pileg yang juga TSM , itulah kenapa kami belum terima pileg dan pilpres," ucap Ketua DPP Berkarya, Badruddin Andi Picunang.
Sementara itu, penolakan juga terjadi di PAN. PAN merasa ada yang janggal dalam rekapitulasi suara baik pemilu dan pilpres. Sementara itu, Partai Demokrat juga tidak menandatangani hasil pileg.
"Kami tidak tandatangani di provinsi yang ada kecurangan untuk Demokrat. Itulah yang akan kami bawakan ke MK untuk kami perjuangkan ulang agar tidak merugikan kami," kata Ketua DPP PD Jansen Sitindaon diwawancarai terpisah usai penetapan rekapitulasi di KPU.
